Wawali Ambon Apresiasi 99 Tahun Tarekat Maria Mediatrix, Tekankan Pelayanan untuk Masyarakat
QuBisaAdmin.com
04 May 2026 02:14 WIT

Wawali Ambon Apresiasi 99 Tahun Tarekat Maria Mediatrix, Tekankan Pelayanan untuk Masyarakat

Ambo,AT--Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, memberikan apresiasi atas perjalanan 99 tahun Tarekat Maria Mediatrix yang dinilai sebagai bukti keteguhan iman dan pengabdian tanpa henti dalam melayani gereja dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Toisutta dalam sekapur sirih pada perayaan menuju Yubileum 100 tahun Tarekat Maria Mediatrix yang berlangsung di Gedung Katolik Center Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, karya para suster selama hampir satu abad telah menghadirkan kasih Tuhan melalui berbagai pelayanan, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.

“Tema Berakar dalam Kristus, Berbuah bagi Dunia menjadi refleksi mendalam tentang sumber kekuatan sejati yang melahirkan pelayanan tulus bagi sesama,” ujar Toisutta.

Ia menambahkan, momentum 99 tahun ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat komitmen pelayanan menjelang puncak perayaan satu abad pada 2027.

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, mengakui kontribusi besar tarekat dalam membangun masyarakat yang berdaya, peduli, dan bermartabat di tengah kemajemukan Maluku.

Toisutta juga menekankan pentingnya merawat persaudaraan lintas agama, budaya, dan latar belakang sosial sebagai fondasi dalam menciptakan perdamaian dan kesejahteraan bersama.

“Pemerintah membutuhkan peran aktif lembaga keagamaan untuk menjaga harmoni sosial di tengah dinamika masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Pemimpin Umum Tarekat Maria Mediatrix, Epifany Ongirwalu, menyampaikan bahwa perayaan 99 tahun bukan sekadar seremoni, melainkan perjalanan iman yang hidup dalam sejarah kasih Tuhan.

Ia menjelaskan, tarekat tersebut bertumbuh dari benih kecil dalam rahim Gereja Keuskupan Amboina hingga kini berkembang menjadi karya pelayanan yang menjangkau Maluku, Papua, dan berbagai wilayah lainnya.

Menurutnya, para suster diutus untuk menghadirkan kasih Allah melalui pelayanan nyata di sekolah, rumah sakit, paroki, hingga pelosok daerah. Ia juga menekankan bahwa pusat tarekat di Ambon menjadi jantung perutusan yang mengalirkan semangat pelayanan dan persatuan.

Epifany turut mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk terus memperkuat kolaborasi dalam merawat kehidupan umat dan masyarakat.

Ia menegaskan, perjalanan menuju 100 tahun pada 1 Mei 2027 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kesetiaan, memperbarui pelayanan, serta mempererat persaudaraan lintas batas.

“Perayaan ini menjadi penanda dimulainya langkah menuju satu abad Tarekat Maria Mediatrix yang diharapkan semakin relevan dalam menjawab kebutuhan zaman dan tetap setia menghadirkan kasih di tengah masyarakat,” tandasnya.

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai