FaizalLestaluhu
02 May 2024 06:43 WIT

Wattimena Akui Perombakan Birokrasi Tergantung Dua Lembaga Ini

AMBON,AT-Tak sampai sebulan lagi, atau tepatnya ditanggal 22 bulan Mei ini, Bodewin Melkias Wattimena akan mengakhiri masa  tugasnya sebagai Penjabat Wali Kota. Dia tidak bisa lagi diperpanjang sebab sudah dua kali menjabat. Janji perombakan birokrasi hingga kini belum juga dilakukan, bahkan terancam batal, padahal seluruh proses termasuk assesmant sudah dilaksanakan.

Wattimena mengatakan, perombakan birokrasi itu masih menunggu izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan petunjuk teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Sementara proses sudah kita lakukan baik itu seleksi, assesmen maupun lelang jabatan. Tugas kita menunggu izin dari Kemendagri,"kata dia, kepada wartawan di Ambon, Selasa (30/4) kemarin.
Menurutnya, segala pentahapan untuk perombakan birokrasi telah dilakukan sejak bulan Januari lalu, namun sampai saat ini izin dari Kemendagri belum juga turun.
"Kalau memang diizinkan maka pasti kita lakukan, tapi kalau memang tidak karena saya (Penjabat Wali Kota-red), sudah mau berakhir ya sudah, kan bisa dilanjutkan atau bisa dilakukan (perombakan birokrasi-red), oleh Penjabat Wali Kota yang baru,"tegasnya.
Ditambahkan, pihaknya menunggu keputusan dan izin dari Kemendagri.
"Misalkan izinnya sudah turun maka langsung kita lantik. Kan tinggal dilantik saja,"tandasnya.
Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena berjanji, bakal kembali melakukan pelantikan terhadap belasan hingga puluhan pejabat essalon II dan III, dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, dalam waktu dekat. 
Menurutnya, langkah tersebut pasca pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 13 pejabat essalon II. 
"Akan ada perombakan birokrasi tahap kedua, terutama untuk pejabat essalon II dan III. Intinya dalam waktu dekat akan ada lagi, soal kapan ? tunggu saja,"kata dia, kepada wartawan di Balai Kota, Jumat beberapa waktu lalu.
Dikatakan, perombakan birokrasi tahap itu itu, lantaran masih ada sejumlah jabatan yang mengalami kekosongan.
"Kan ada yang bergeser tentu alami kekosongan. Apalagi setelah dilakukan pelantikan, akan dilanjutkan dengan serah terima jabatan,"ujarnya.
Diakui, untuk mengisi kekosongan tersebut membuat pihaknya telah membentuk panitia seleksi.
"Akan dilakukan seleksi terhadap jabatan-jabatan yang hari ini masih kosong dan sementara diisi oleh pelaksana tugas. Kemudian akan kembali melakukan koordinasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk pengisian jabatan essalon II yang masih kosong, karena banyak pejabat yang sudah pensiun, bahkan dalam beberapa waktu-waktu ke depan juga ada yang akan memasuki masa purna bakti/pensiun,"bebernya.
Selain itu kata dia, rolling tahap kedua juga penting mengingat ada sejumlah jabatan yang alami kekosongan.
“Mudah-mudahan bisa terlaksana dalam waktu yang tidak terlalu lama. Untuk proses ini, terima kasih kepada Baperjakat, BKD dan seluruh pihak, termasuk pimpinan DPRD Kota Ambon dan seluruh  anggota atas dukungan support yang diberikan, sehingga kegiatan di hari ini bisa berjalan dengan baik kita,”ujarnya.
Orang nomor satu di Kota Ambon ini menegaskan, pelantikan terhadap belasan pejabat essalon II itu  tidak melukai siapapun, karena untuk menggumuli proses ini, butuh waktu yang panjang. 
“Apa yang saya (Wali Kota-red) buat hari ini, lewat semua mekanisme adalah yang terbaik, jadi lakukan tugas dengan baik,"tegasnya.(Ars)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai