AMBON,AT-Pelaksanaan pasar murah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, kini memasuki hari kedua. Warga menyerbu stand-stand bahan kebutuhan pokok yang dijual pada pasar murah menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi. Warga terlihat berbondong-bondong mengantri untuk mendapatkan kupon sekaligus paket sembako murah.
Kepala Dinas Perindag Kota Ambon, Josias Lopies mengaku, setiap perayaan hari keagamaan pasti diikuti dengan naiknya harga kebutuhan pokok.
Kondisi itu membuat Pemerintah Kota selalu berupaya untuk menyediakan kebutuhan pokok yang memadai, guna memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cara pelaksanaan pasar murah.
"Setiap hari-hari besar keagamaan seperti Puasa Ramadan, hari raya Idul Fitri, kemudian Natal, sudah pasti disusul dengan naiknya harga kebutuhan pokok akibat permintaan yang cukup tinggi, kondisi itulah yang membuat Pemerintah Kota memiliki tanggungjawab untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah, guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada," ungkapnya kepada wartawan dikantornya, kemarin.
Menurutnya, penyediaan sembako murah melalui pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun.
"Untuk hari ini (kemarin-red), merupakan hari kedua yang sebelumnya dihari pertama telah dilaksanakan dikawasan dusun Taeno. Sebenarnya ini kegiatan rutin setiap tahun, saat hari-hari besar keagamaan," bebernya.
Dirinya berharap, dengan kegiatan pasar murah tersebut, dapat membantu warga untuk menyediakan kebutuhan pokok dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri.
"Semoga dengan pasar murah ini bisa membantu warga dalam menyiapkan kebutuhan pokok mereka. Pasar murah dua hari ini kita siapkan sebanyak 2.200 kupon. Hari pertama 1.100 dan hari kedua juga 1.100," tandasnya.
Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena mengatakan, kegiatan pasar murah itu dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi.
Menurutnya, pasar murah ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menyongsong hari-hari besar keagamaan termasuk hari raya Idul Fitri, yang akan berlangsung pekan depan.
"Pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Pemerintah kota (Pemkot) dalam menyongsong perayaan hari besar keagamaan seperti hari raya Idul Fitri dan hari raya Natal," kata dia seusai membuka kegiatan tersebut, yang berlangsung di dusun Air Ali, Dusun Taeno, Desa Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (2/4).
Dikatakan, kegiatan tersebut dalam rangka memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memiliki penghasilan rendah agar bisa membeli barang pokok dengan harga yang murah.
"Pemerintah mensubsidikan Rp 81.000 untuk paket yang dijual sehingga masyarakat hanya membayar Rp 55.000 untuk enam item barang pokok. Satu paket terdiri dari 1 rak telur, 1 liter minyak goreng, 1 kg tepung terigu, 1 kaleng susu kental manis, 1kg gula pasir dan 1 sachet margarin," ujarnya.
Wattimena mengaku, melalui kegiatan ini, dapat membantu masyarakat Muslim dalam mempersiapkan Idul Fitri yang tinggal sebentar lagi.
"Mudah-mudahan saja yang dilakukan hari ini di Taeno dan besok di Pattimura Park membantu masyarakat khusus umat Islam dalam mempersiapkan hari raya Idul Fitri nanti. Apalagi inflasi ini kalau harga barang harga naik, tapi beli dengan harga rendah itu bisa menemukan inflasi karena itu pasar murah ini dengan membantu masyarakat," terangnya.
Dirinya juga berharap, bulan suci Ramadan yang sementara dijalankan ini dapat berjalan dengan baik bagi mereka yang melaksanakannya.
"Kita berharap saudara-saudara umat Islam daam menjalankan ibadah puasa dapat meningkatkan Ketgwaa. Kepala Allah SWT, memperbanyak ibadah lalu kami harapkan dari seluruh rangkaian ibadah yang dilakukan ini juga mendapatkan kelimpahan berkah dan ampunan," pungkasnya. (Ars)
Dapatkan sekarang