NAMROLE,AT-Kasus orang meninggal akibat diterkam buaya kembali terjadi di Kabupaten Buru Selatan. Kali korbannya adalah Tarti Kolengsusu. Warga Desa Fogi itu, diterkam buaya saat memetik sayur kangkung di Air Biak, Rabu (12/3) sekira pukul 8.20 WIT. Sebelumnya, peristiwa serupa juga menimpa Viki Bantam.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Kepala Madan, Ipda La Ali, kepada wartawan via rilisnya menuturkan menjelaskan, sekira pukul 08.20 WIT, Wati Titawael saudara kandung korban sekaligus saksi bersama dengan beberapa teman mengatakan, kejadian itu bermula korban hendak ke sungai untuk mencari dan memetik sayur kangkung.
"Setelah sampai di sungai Wati dan teman-temannya memetik sayur kangkung. Saat sedang sekitar 1 jam memetik sayur, sekitar pukul 10.00 WIT, Tarti memberitahukan kepada mereka, agar segera berenang menyeberangi sungai, untuk memetik sayur kangkung yang berada di sebelah tepian sungai. Saat berenang korban berada di bagian paling belakang. Namun setelah mereka sampai di tepi sungai tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan korban meminta tolong agar dibantu. Karena sudah hampir tengelam di bagian pertengahan sungai tersebut," ungkapnya
La Ali melanjutkan, setelah mendengar suara teriakan minta tolong tersebut saksi Titawael langsung terjun ke dalam sungai dan membantu menarik korban ke tepi sungai. Namun karena sangat berat dan Wati juga ditarik oleh korban dan takut tenggelam, akhirnya Wati langsung melepaskan tangan korban, dan Wati berenang ke pinggir sungai.
"Datang juga La Santo Kolengsusu untuk membantu menarik korban, namun sangat berat. Saat membantu korban, La Santo sudah merasa takut dan mendapati firasat bahwa ini ditarik oleh seekor buaya. Ia langsung berenang ke pinggir sungai, " beber dia.
Dia menjelaskan, setelah La Santo sampai dipinggir sungai dia melihat korban sudah di gigit oleh seekor buaya. La Santo langsung memberitahukan kepada temannya La Robi agar segera berlari ke kampung, untuk memberitahukan dan meminta bantuan warga desa, agar sekarang juga datang ke lokasi kejadian untuk sama-sama membantu menyelamatkan korban.
"Setelah upaya penyelamatan berlangsung selama dua jam, tepatnya pukul 12. 00 WIT, tubuh Tarti berhasil di selamatkan warga desa. Namun korban sudah meninggal dunia. Setelah itu warga langsung membawa korban menuju ke rumah korban di Desa Fogi untuk disemayamkan, " tutup La Ali. (Edy)
Dapatkan sekarang