Wanita Paruh Baya di Masohi Pilih Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Ilustrasi. Istimewa
AdminRedaksi
02 Aug 2025 07:01 WIT

Wanita Paruh Baya di Masohi Pilih Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

MASOHI, AT. – Warga RT 9, Kelurahan Namasina, Kecamatan Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, digemparkan dengan penemuan seorang wanita paruh baya yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban berinisial MEO (53) ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 07.40 WIT oleh suaminya sendiri, Abbelly Opier (64), di dalam rumah mereka. Jumat (1/8) kemarin. 

Kasi Humas Polres Maluku Tengah, IPTU Ahmad Yani Rumasoreng, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian yang terdiri dari personel Piket SPKT Shief II yang dipimpin IPDA La Alini La Ube bersama tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Malteng segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sepucuk surat yang ditulis korban dengan menggunakan bahasa daerah Ambon. Dalam surat tersebut, MEO mengungkapkan isi hatinya yang merasa tidak lagi sanggup menghadapi kerasnya sikap sang suami.

Surat tersebut ditulis korban dengan dialeg Maluku, kurang lebih seperti ini : “Maaf Beta Papa kalo Papa bangun beta seng ada lai, tapi beta didalam rumah saja, beta pulang ke tangan Bapa di sorga dengan jalan ini, jangan ribut papa Tuhan berkati Papa selalu, Papa pung keras hati ini yang tidak bisa melindungi beta, jangan ribut nanti orang tau katong pung masalah hidup,” demikian isi surat terakhir korban.

IPTU Ahmad menambahkan, diduga kuat tindakan korban dilatarbelakangi masalah rumah tangga yang telah lama terjadi antara dirinya dan suami.

“Pihak keluarga korban, dalam hal ini suaminya, menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” jelas IPTU Ahmad. (AJ). 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai