Wakasal Lantik Pengurus PODSI Maluku 
Wakil Ketua Umum PB PODSI saat melantik pengurus PODSI Maluku. --Ars/AT.
FaizalLestaluhu
05 Jun 2026 08:15 WIT

Wakasal Lantik Pengurus PODSI Maluku 

AMBON,AT-Wakil Ketua Umum I PB PODSI (Pengurus Besar Persatuan Dayung Seluruh Indonesia), Laksamana Madya (Laksdya) Edwin resmi melantik dan mengukuhkan pengurus PODSI Provinsi Maluku. Pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Nomor 10 Tahun 2026 tentang pengukuhan restrukturisasi dan reposisi personalia Maluku masa bakti 2023-2027.

PODSI Maluku, kini kembali dipimpin Muhammad Ulwan Talaohu, dan Sekretaris Novel Elminero. Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Olahraga Dayung Maluku yang Berprestasi, Berdaya Saing, dan Bermartabat” serta dihadiri, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Ketua Umum KONI Maluku, Sam Latuconsina, pengurus olahraga, pelatih hingga atlet.

Dalam sambutannya, Edwin yang juga Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) ini mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pembinaan olahraga dayung di Maluku.

“Organisasi yang kuat harus didukung perencanaan program yang baik, sumber daya manusia yang kompeten, pembagian tugas yang jelas, serta evaluasi yang berkelanjutan,”kata dia, saat pelantikan tersebut, yang berlangsung di Makodaeral IX Ambon, Kamis (4/6).

Edwin menilai, Maluku memiliki potensi besar dalam olahraga dayung. Karena itu, ia meminta pengurus baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan KONI.

"Gandeng juga sektor swasta guna mendukung pembinaan atlet dan penyelenggaraan kejuaraan secara rutin, " jelasnya. 

Menurutnya, PB PODSI juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelatih dan wasit melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan yang didukung pemerintah pusat.

“Kita memiliki tantangan besar ke depan, termasuk mempersiapkan atlet menghadapi Asian Games 2026 di Jepang serta target jangka panjang meraih prestasi pada ajang Olimpiade,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menegaskan, peningkatan prestasi olahraga menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam periode kepemimpinannya 2025–2030.

Lewerissa mengaku, prestasi olahraga Maluku dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan dibanding sejumlah daerah lain. Namun kondisi tersebut harus dijadikan motivasi untuk melakukan pembenahan.

“Kita harus jujur melihat fakta bahwa prestasi olahraga Maluku mengalami kemunduran. Tetapi itu harus menjadi pemacu untuk menggerakkan seluruh energi dan sumber daya guna membangkitkan kembali kejayaan olahraga Maluku,” ujar Hendrik.

Dikatakan, olahraga dayung memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan masyarakat Maluku yang sejak dahulu dikenal sebagai masyarakat maritim.

“Dayung sesungguhnya ada dalam DNA masyarakat Maluku. Tradisi melaut dan berbagai lomba perahu yang berkembang di masyarakat menunjukkan bahwa daerah ini memiliki potensi besar melahirkan atlet-atlet dayung berprestasi,”katanya.

Diakui, Pemerintah Provinsi Maluku, tetap memberikan perhatian terhadap cabang olahraga yang berpotensi menyumbangkan prestasi meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Ia juga memastikan Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal)  akan digelar pada 2027 sebagai ajang seleksi dan pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

“Kita ingin atlet yang dikirim benar-benar hasil pembinaan dan memiliki peluang berprestasi. Karena itu pembinaan harus dilakukan secara serius sejak sekarang,” tegasnya.

Ditempat yang sama Ketua Umum KONI Maluku, Sam Latuconsina mengatakan, pelantikan pengurus olahraga tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum konsolidasi dan penguatan organisasi.

Mantan Wawali Ambon ini menilai, cabang olahraga dayung selama ini menjadi salah satu cabang unggulan yang kerap menyumbangkan prestasi bagi Maluku pada berbagai ajang olahraga nasional.

“Prestasi olahraga bukan hanya soal medali, tetapi juga mengangkat harkat dan martabat daerah. Karena itu diperlukan dedikasi dan kerja keras seluruh pengurus untuk membangkitkan kembali prestasi olahraga Maluku,” jelas Latuconsina. 

"Seluruh cabang olahraga di Maluku harus mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2027 sebagai langkah strategis menuju PON mendatang," imbuhnya. 

Sementara itu, Ulwan Talaohu, Ketua Umum Pengprov PODSI Maluku, merasa bersyukur karena proses pelantikan bisa terlaksana hari ini.

“Sebenarnya proses pelantika  sudah harus dilakukan setelah proses Musprov selesai. Namun ada beberapa hal sehingga pelantikan ditunda dan Alhamdulillah hari ini proses itu bisa dilaksanakan," katanya. 

Menurut Talaohu, PODSI Maluku tumbuh dan berkembang dengan sarana dan prasarana yang serba terbatas. 

“Besar harapan kita semua, dengan dikukuhkannya pengurus, seluruh Potensi-potensi yang dimiliki sumber daya manusia maupun sarana prasarana bisa kita kelola, untuk memajukan olahraga dayung di Maluku," jelasnya. 

Dan yang lebih penting, tutur Talaohu, atlet Maluku bisa meraih prestasi di ajang  PON nanti. 

“Semoga prestasi dayung Maluku bisa meningkat di kancah nasional maupun international,” tutup Talaohu. (AH/CAL)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai