AMBON,AT-Video viral akasi brutal oknum anggota TNI berseragam lengakap terhadap salah seorang pegawai PLN Wamsisi, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku viral di Sosial Media (Sosmed).
Menyikapi aksi anarkis itu, pihak Kodam XVI Pattimura pastikan akan menindak tegas terduga pelaku, Praka M yang dilakukan terhadap korban, Haikal Tuankotta.
Akibat aksi brutal oknum TNI yang terjadi, Selasa (18/7) siang di Halaman Kantor PLN Wamsisi, Tuankota, mengalami luka di bagian kepala di hajar, Praka M. Video rekaman CCTV dengan durasi 2 menit 20 detik itu juga sempat viral di sosial media (Sosmed).
Terlihat dalam video itu, pelaku secara berulang-ulang menyerang korban dengan bogem mentahnya. Kasus ini pun, kemudian di laporkan korban dan sejumlah saksi ke Subden POM Namlea.
"Terkait masalah dugaan penganiayaan oleh oknum TNI Praka M terhadap Pegawai PLN di Wamsisi, hal ini telah ditindak lanjuti dengan menyerahkan oknum pelaku tersebut ke Subden POM di Namlea untuk proses hukum," ujar Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura, Letkol. Arh. Agung Sinaring dalan keterangan resminya, Kamis (20/7)
Agung menegaskan, Kodam XVI Pattimura tidak mentolelir pelanggaran hukum yang dilakukan setiap anggota.
"Kami akan menindak tegas terhadap prajurit yang melakukan pelanggaran sesuai fakta hukum yanh berlaku," tegas Agung.
Agung menjelaskan penyebab aksi brutal oknum anggota TNI itu terhadap korban diduga lantaran kesalapahaman terkait pemadaman listrik.
"Dugaan latar belakang penyebabnya (penganiyaan) karena mis komunikasi tentang listrik padam. Oknum tersebut dari satuan Satgas Pam Rahwan Yon Arm 1/Kostrad, Pos Wamsisi. Info lain-lainya masih dalam penyidikan," demikian Agung.(ERM)
Dapatkan sekarang