AMBON,AT-MTsN Ambon menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 pada Kamis pagi di halaman utama madrasah. Upacara yang diikuti oleh ratusan siswa, guru, serta staf tata usaha ini berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.
Suasana berbeda tampak pada peringatan tahun ini. Seluruh peserta upacara laki-laki, baik guru maupun siswa, mengenakan busana khas santri berupa sarung, baju koko putih, dan peci hitam. Sementara itu, para siswi dan guru perempuan mengenakan busana muslimah putih dipadu dengan sarung atau rok panjang.
Pembina Upacara, Yasmin Kamsurya dalam arahannya, menekankan pentingnya peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa, khususnya mengenang Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH Hasyim Asy'ari pada tahun 1945 sebagai seruan moral dan spiritual dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Menyesuaikan dengan tema nasional HSN 2026, "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", Pembina Upacara menegaskan bahwa seluruh siswa MTsN Ambon merupakan santri masa kini yang dituntut untuk menyeimbangkan ilmu agama.
"Santri di era modern tidak hanya mereka yang berada di dalam pondok pesantren, tetapi setiap generasi muda muslim yang menuntut ilmu agama dan umum secara seimbang demi kejayaan bangsa," tegasnya
Orang nomor satu di sekolah ini juga menitipkan tiga hal penting yang harus diikhtiarkan bersama oleh seluruh siswa MTsN Ambon untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Perama, Penguatan Akhlakul Karimah dan Moderasi Beragama. Di Kota Ambon yang kaya akan nilai toleransi dan keberagaman (Pela Gandong), santri madrasah harus menjadi teladan dalam menyebarkan kedamaian, kesantunan, dan rasa saling menghargai dengan memegang teguh ajaran Islam. Kedua Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Menghadapi tantangan zaman dengan semangat belajar, berprestasi dalam sains, teknologi, dan bahasa, tanpa melupakan hafalan Al-Qur'an serta pemahaman agama.
"Terakhir, Kedisiplinan dan Kebersamaan. Memulai penguatan negeri dari hal-hal kecil, seperti disiplin beribadah, taat aturan madrasah, menjaga kebersihan lingkungan, dan saling merangkul sesama teman," ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Yasmin berharap para siswa MTsN Ambon tidak hanya bangga menjadi bagian dari identitas santri, tetapi juga mampu menempa diri menjadi santri unggul yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menjadi calon pemimpin masa depan.
Selain upacara bendera, peringatan Hari Santri di MTsN Ambon juga diisi dengan pembagian Sembako kepada siswa yang kurang mampu.(Cal)
Dapatkan sekarang