AMBON,AT-Universitas Terbuka (UT) menerima penghargaan tiga Rekor Mesium Rekor Indonesia (MURI). Prestasi ini diterima saat Hari Ulang Tahun (HUT) UT ke-39 tanggal 4 September 2023. Penghargaan MURI ini sudah diraih UT sebanyak sembilan kali sejak Tahun 2021 lalu. Ditahun 2023, tiga rekor Muri yang diraih meliputi Perguruan Tinggi dengan tempat ujian di Negara terbanyak (51 Negara), Perguruan Tinggi dengan Ujian Online terbanyak yakni 468.847 peserta ujian dan Perguruan Tinggi dengan penjualan bahan ajar terbanyak 2.026.843 eksemplar.
Direktur Universitas Terbuka Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori kepda media ini mengaku, penghargaan di Tahun 2023 ini diberikan oleh perwakilan dari MURI, Awang Raharjo mewakili Ketua MURI, Jaya Suprana pada acara puncak Dies Natalis UT ke-39 yang dilaksanakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) yang dihadiri pra pimpinan UT, Ketua Senat, Ketua Majelis Wali Amanat dan seluruh pegawai UT Pusat.
"Sementara pegawai di UT Daerah termasuk UT Ambon, mahasiswa UT, peserta Disporseni Nasional UT 2023 dan masyarakat umum mengikuti acara puncak melalui Zoom Meeting dan livestreaming YouTube UT-TV," ungkapnya.
Menurut Yuli, Universitas Terbuka merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang menjadi pelopor sistem pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh terus berbenah agar tetap menjadi pionir dan semakin kokoh dalam pelaksanaan pendidikan jarak jauh.
“UT tidak hanya menjadi yang pertama, tetapi juga selalu menjadi yang terbaik dalam pengembangan pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh di Indonesia, “ ujarnya.
Orang nomor satu di UT Ambon ini membeberkan, pasca pandemi covid-19 melanda Indonesia, UT juga melebarkan sayapnya dan berperan dalam membantu perguruan tinggi lain yang merasakan dampak besar pada sistem perkuliahan tatap muka.
"Dari kondisi tersebut hingga saat ini UT semakin dilirik dan diminati kaum milenial dan Gen Z yang memiliki literasi yang lebih baik, " jelasnya.
Yuli mengatakan, rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-39 UT telah dimulai sejak 30 Mei 2023 lalu dengan Tema “ Tatanan dan Budaya Kerja Baru Mewujudkan Indonesia Maju.
"Kegiatan tersebut turut melibatkan para rektor UT sebelumnya, yakni Rektor UT ketiga periode tahun 1996-2001, Prof. Dr. Bambang Sutjiatmo, Rektor UT ke-4 periode 2001-2009, Prof. Atwi Suparman. M.Sc, Rektor ke-5 UT Periode 2009-2017, Prof. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D, beberapa pemenang Lomba Disporseni Nasional UT 2023, serta para pimpinan mitra kerja sama UTUT, " beberapa dia.
Selain itu, tutur Yuli, rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Dies Natalis ke-39 UT antara lain, seminar dan pengukuhan Guru Besar. Dalam pelaksanaan Dies Natalis ke-39, UT mengenalkan tampilan baru Website UT (http://www.ut.ac.id) yang lebih kekinian dan freshlook dengan tujuan dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap keunggulan (sellingpoint) UT. UT juga meluncurkan aplikasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan e-Asset dengan harapan masyarakat dan pegawai UT lebih mendapatkan layanan dan sistem informasi hukum serta aset-aset UT yang lebih uptodate dan komprehensif.
“Setiap Dies Natalis UT selalu ditandai dengan peluncuran buku. Pada Dies Natalis ke-39 tahun ini, UT meluncurkan beberapa buku antara lain buku Quality Assurance of Blended dan Online Learning yakni Standards and Implementation karangan Prof. Tian Belawati, M.Ed, Ph.D, buku Pendidikan IPS yakni Konstruktivistik dan Transformatif oleh Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, buku Dosen oleh Fatmawati dan Pak Zaidin, UT Makassar, buku Universitas Terbuka, 39 tahun yakni Bertransformasi oleh Try Harijono, dan buku Berbekal Doa Emak, Anak Desa Meraih Mimpi oleh Tri Harijono, “ pungkaanya. (AKS)
Dapatkan sekarang