Turnamen Sepakbola Liga Amal III Ina Latu Cup 2023 Resmi Digelar
Murad Ismail, Gubernur Maluku memukul tifa pertanda Liga Amal III Ina Latu Cup 2023 dimulai. ---Faiz/AT.
Turnamen Sepakbola Liga Amal III Ina Latu Cup 2023 Resmi Digelar
Opening Ceremony Liga Amal III Ina Latu Cup di Tarembal Matawaru Tulehu, Minggu (16/7).
Turnamen Sepakbola Liga Amal III Ina Latu Cup 2023 Resmi Digelar
Maulana Ohorella, Ketua Panitia Liga Amal III Ina Latu Cup.
FaizalLestaluhu
16 Jul 2023 22:00 WIT

Turnamen Sepakbola Liga Amal III Ina Latu Cup 2023 Resmi Digelar

Gubernur : Junjung Tinggi Sportivitas. 

AMBON,AT-Turnamen Sepakbola Liga Amal edsi ketiga bertajuk "Ina Latu Cup" musim 2023 resmi digelar di Tarembal Matawaru Tulehu, Salahutu, Maluku Tengah, Minggu (16/7) petang. Pembukaan turnamen ini dilakukan Murad Ismail, Gubernur Maluku ditandai dengan pemukulan tifa.

Dalam sambutannya, Murad mengatakan, kita semua menginginkan semua event olahraga terutama sepakbola harus berawal dari kebahagiaan berakhir dengan sukses kegembiraan.

“Kami mengapresiasi turnamen ini, makanya saya menginginkan event sepakbola ini harus berawal dari kebahagiaan berakhir dengan sukses kegembiraan. Jangan dinodai dengan hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Murad.

Orang nomor satu di Maluku ini mengatakan, aspek keamanan, aspek kedamaian menjadi penting dan menjadi modal kekuatan untuk maju.

“Harus mengutamakan fair play, mengedepankan sportivitas dan tidak ada ego emosional,” ujarnya.

Dikatakan, teman-teman pengurus KONI bisa mengawal khususnya cabor sepakbola untuk kita dorong agar maju, berkembang, dan lebih baik, baik dari tata kelola, pengembangan maupun kompetisi termasuk bagaimana kita harus mengedukasi para suporter. 

“Dengan banyaknya event, maka roda perekonomian akan terus menggeliat. Jadi event ini menjadi harapan dan tanggung jawab kita bersama untuk menyukseskan, " ulasnya. 

“Saya juga berharap kepada klub-klub yang akan bertanding untuk mengedepankan sikap fair play dalam berhadapan dengan dinamika pertandingan dari awal hingga final nanti. Akhirnya, selamat bertanding dan junjung sprotivitas,” imbuh Murad. 

Sementara itu, Ina Latu Maluku, Widya Pratiwi Murad menginginkan agar event bisa jadi pola pembibitan. Kesempatan ini adalah momentum yang luar biasa, dalam rangka menggelorakan semangat sepakbola di Maluku, terlebih di Kampung Sepakbola Tulehu.

"Dengan semangat dan sportivitas, kami ingin kembali membangkitkan sepakbola Maluku dan diharapkan kompetisi yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik, dan banyak dilahirkan pemain-pemain nasional asal Maluku di masa depan. Itu harapan saya, " terang Widya. 

Widya juga berharap, pemerintah harus serius memperhatikan pembinaan olahraga terlebih sepakbola. 

“Semua tim, perangkat pertandingan dan seluruh panitia untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan kondusivitas pada saat dilapangan. Hasil yang didapatkan, tidak akan pernah menghianati proses yang sudah dijalankan atau dilaksanakan," katanya. 

Widya menambahkan, melalui event selain bisa menjadi wadah pencarian bibit dan bakat pesepakbola, tapi juga wadah silaturahmi dan sekaligus event olahraga sambil beramal, makanya disebut Liga Amal. 

"Kami mengapresiasi panitia atas penyelenggaraan turnamen ini. Mudah-mudahan dapat melahirkan bibit baru potensial dan mempererat silaturahmi. Selamat datang kepada klub-klub dan selamat bertanding, " pungkasnya. 

Maulana Ohorella, Ketua Panitia Liga Amal III menuturkan, turnamen ini merupakan event tahunan dan tahun ini diikuti oleh 32 tim. Mereka akan memperebutkan trophy Ina Latu. 

"Jadi ada 32 yang ambil bagian di ajang ini. Tim-tim berasal dari Maluku Tengah, SBT, SBB dan Kota Ambon, " ungkapnya. 

Tujuan dari kompetisi ini, kata Ohorella, adalah untuk menelorkan pemain berkualitas dan jadi ajang silaturahmi antar sesama pemain, oficial maupun pelatih serta yang terpenting adalah untuk rencana  pembangunan Masjid Raya Tulehu. 

"Jadi, hasil dari sumbangan dari berbagai pihak maupun hasil penjualan karcis akan disumbangkan 100 persen untuk pembangun Masjid Raya Tulehu. Itu mimpi kami anak muda dan seluruh warga Tulehu," tegasnya. 

Diakhir pembicaraan, Ohorella juga mengimbau agar semua pihak yang terlibat di kompetisi ini agar tetap menjaga keamanan. 

"Khusus kepada empat tim, Tulehu Putra, Persenal Fc, Maehanu Fc dan Matahari Fc, mari tunjukkan bahwa  kita layak menjadi tim tuan rumah yang baik. Tetap jaga kekompakan dan selalu mengutamakan azas fair play. Ini ajang sepakbola sambil beramal. Semua pihak harus mendukung event ini, hal inilah yang sangat saya harapkan. Sejatinya, event ini menjadi hiburan yang berkualitas bagi seluruh stakeholder persepakbolaan di Maluku," demikian Ohorella. (CAL) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai