Tumbuhkan Semangat Patriotisme, Polres Bursel Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila
Polres Bursel gelar upacara peringati Harla Kesaktian Pancasila, Sabtu (1/6). ---Edy/AT.
FaizalLestaluhu
02 Jun 2024 17:51 WIT

Tumbuhkan Semangat Patriotisme, Polres Bursel Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

NAMROLE,AT-Kepolisian Resor ( Polres) Buru Selatan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 . Upacara yang berlangsung Sabtu (1/6) untuk memupuk rasa jiwa patriotisme personil, menumbuhkan semangat kebangsaan, dengan mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. 

Bertindak sebagai Inspektur upacara Kapolres Buru Selatan AKBP M. Agung Gumilar,  perwira upacara Kabag Sumber Daya Manusia (SDM) AKP Subhan Amin, Komandan upacara KBO Satresnarkoba IPDA Arya D. R. Putra. 

Upacara yang  berlangsung di lapangan apel Polres Buru Selatan  diikuti oleh peserta upacaara yang terdiri dari SSR PJU/perwira staf Polres Buru Selatan, 5 SSR Bintara Polres Buru Selatan, guru dan  gabungan siswa siswi SD, SLTP dan SLTA.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi dalam pidatonya yang dibacakan Kapolres Buru Selatan AKBP M. Agung Gumilar S.I.K
mengatakan, peringatan hari lahir Pancasila tahun 2024 ini mengambil tema "Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045". Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

"Patut kita syukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara.

"Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, " ujarnya. 

Dikatakannya, pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia.

"Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan. Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone) dalam mengakses informasi melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," harapnya 

Dengan semangat Pancasila yang kuat, lanjut Wahyudi saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya.

"Kita juga patut bersyukur dan bangga bahwa bangsa Indonesia telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa, dewasa dalam berdemokrasi, berbangsa, dan bernegara. Kita harus bersyukur dan berbangga telah melewati Pemilihan Umum yang demokratis secara aman dan damai demi tegaknya kedaulatan rakyat, konstitusi serta persatuan dan kesatuan bangsa," ungkapnya

"Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia," imbuhnya. (Edy) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai