AMBON,AT-Mantan Ketua Umum (Ketum) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Maluku, Darul Kutni Tuhepaly, meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku buka mata terhadap kondisi seluruh cabang olahraga (cabor) olahraga unggulan Maluku, semisal tinju, dayung, atletik, karate hingga kempo.
Pasalnya, peran pengurus KONI Maluku gagal mewujudkan target mereka di PON.
"Harusnya, teman-teman pengurus KONI Maluku lebih all out dalam memperhatikan pelbagai persoalan yang dihadapi pengurus cabor saat ini," ungkap Tuhepaly saat berbincang-bincang dengan Ambon Terkini di Ambon, Selasa (6/1).
Bukan hanya itu, lanjut mantan Anggota DPRD Maluku ini, para pengambil keputusan yang dibilik KONI Maluku harus memperhatikan cabor silat dan bila perlu menjadikan cabor asli Tanah Air ini sebagai salah satu cabor unggulan.
"Selain cabor unggulan, cabor silat juga harus diprioritaskan. Jangan hanya memperhatikan cabor yang lain, sementara cabor asli Indonesia ini tidak diperhatikan atau tidak diprioritaskan," katanya.
Dijelaskan, program latihan atlet silat disetiap perguruan cukup baik. Hal ini bisa dilhat dari munculnya perguruan-peruguruan silat yang baru.
"Perguruan silat sudah menyebar di seluruh wilayah Maluku. Jadi, sangat keliru bila mereka tidak memasukan silat menjadi salah satu cabor andalan di daerah ini," tegasnya.
Tuhupaly melanjutkan, sekarang ini adalah pengurus KONI harus memperhatikan masalah yang dihadapi oleh setiap cabor.
"Ya, bila tidak diberikan misalnya peralatan latihan, bagaimana atlet latihan nanti. Jadi, prestasi oleh Maluku di pentas nasional akan terus merosot," ucapnya.
Tuhepaly berharap, seluruh pengurus KONI Maluku harus mampu mendongkrak produktivitas kinerja dan meningkatkan prestasi atlet. Kepengurusan KONI baik provinsi, kabupaten/kota, dan pengprov cabor memiliki posisi strategis dan prospektif untuk mencapai produktivitas dalam meningkatkan prestasi.
"Baik prestasi atlet, kesejahteraan, maupun meningkatkan kinerja manajemen organisasi dan hubungan kelembagaan seluruh stakeholder kelembagaan," jelasnya.
Pria murah senyum menambahkan, seluruh pengurus KONI harus mampu memajukan olahraga prestasi dengan mengelola sumber daya yang sudah ada dengan sebaik-baiknya.
"Saya harap (KONI Maluku) bisa memenej sumber daya yang sudah tersedia secara maksimal agar mampu meningkatkan prestasi olahraga Maluku di pentas nasional," demikian Tuhepaly.(CAL)
Dapatkan sekarang