AMBON,AT-Guna meningkatkan kualitas pembelajaran guru maupun siswa, SMP Negeri 1 Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat kembali lakukan Asesmen. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (12/9).
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat
Ahrin Tiakoly S.Pd jelaskan, Asesmen dilakukan sebagai proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar, perkembangan, dan pencapaian hasil belajar peserta didik, yang hasilnya akan digunakan sebagai bahan refleksi serta landasan untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
Asesmen katanya, adalah program nasional Kementrian Pendidikan untuk melakukan pemetaan terhadap hasil penilaian belajar mengajar, yang di lakukan satuan pendidikan (sekolah) guna mendapatkan hasil yang lebih baik.
"Adanya kegiatan ini, bertujuan untuk melakukan evaluasi dan penilaian terhadap raport mutu pendidikan pada satuan pendidikan, sehingga dapat mengetahui kekurangan dan ketercapaian pembelajaran di satuan pendidikan dimaksud, melalui hasil penilaian atau asesmen," ujar Ahrin kepada media ini via WhatsApp, Rabu (11/09).
Dirinya berharap, penyelenggara asesmen pada satuan pendidikan dasar tingkat SD dan SMP, agar sekiranya dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta dapat memetakan ketercapaian yang lebih baik.
"Terutama upaya mendorong tercapainya literasi dan nomirasi pada siswa ke depan. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak, termasuk pak Camat Kepulauan Manipa yang ikut memantau di asesmen, ini perlu karena untuk wujudkan kemajuan pendidikan di Manipa menjadi tanggung bersama," sahut Tiakoly.
Ahrin menyebut, sekolah yang dipimpinnya sudah melakukan asesmen sejak 2023. Sedangkan ditahun 2024 merupakan asesmen Mandiri. Meski demikian sekolah tersebut, masih membutuhkan sarana prasarana pendukung pembelajaran seperti komputer yang masih minim.
"Kekurangan yang paling di butuhkan seperti komputer, tidak ada sama sekali. Asesmen ini saja katong (Kami) pinjam agar kegiatan bisa terlaksana. Kita berharap tahun depan sekolah ini bisa di bantu komputer dikisaran 15 atau 20 buah. Begitu pengadaan WiFi (Wireless Fidelity) agar bisa diakses," kunci Ahrin. (Wahab)
Dapatkan sekarang