AMBON,AT-Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tual telah usai. Pemenangnya adalah pasangan nomor urut 1, Ahmad Yani Renuat - Amir Rumra dengan tagline AMRU MARYADAT.
Tiga pasangan calon lainnya tidak berkeberatan terhadap hasil Pilkada Kota Tual. Sebaliknya, mereka justru kompak mengucapkan selamat kepada pasangan Ahmad Yani Renuat- Amir Rumra selaku peraih suara terbanyak.
Tiga paslon tersebut diantaranya nomor urut 2, Muhamad Rum Ohoirat- Fauzan Amir Tamher. Nomor urut 3, Usman Tamnge - Baharudin Faravovan, dan Paslon nomor urut 4, Hari Suharto Adhyaksa Tamher-Aliah Lestari Sayuti.
Ucapan selamat disampaikan secara langsung dalam pertemuan empat paslon pen tersebut yang penuh nuansa keakraban dan kekeluargaan, di salah satu tempat di Kota Tual, Rabu (4/12).
Video pertemuan ke empat Paslon tersebut menjadi bahan perbincangan di berbagai platform media sosial. Banyak
orang memberikan respon positif.
“Pilkada Kota Tual jadi contoh, mereka sangat adem ayem. Ini baru namanya petarung, yang kalah legowo. Yang menang berbesar hati menerima dan merangkul semua. Pokoknya top lah,” tulis Raini, di akun facebooknya.
Sementara itu, Wakil Walikota Tual terpilih, Amir Rumra yang dikonfirmasi membenarkan adanya pertemuan empat pasangan calon itu.
“Iya benar ada pertemuan kita Rabu tadi (kemarin-red). Pasangan calon nomor 2, 3 dan 4 memberikan ucapan selamat kepada kami Paslon nomor 1 selaku pemenang Pilkada,”kata Amir, kemarin.
Amir mengapresiasi ketiga paslon yang memahami dengan benar tentang konsep “ain ni ain” yang mengikat dalam kebersamaan, serta berbesar hati memberikan ucapan selamat kepada pasangan Maryadat.
“Kami pasangan Maryadat sangat merindukan dan membutuhkan tokoh-tokoh seperti ini, meski berbagai dinamika yang terjadi saat perhelatan Pilkada. Namun pada akhirnya kita bersatu demi kemajuan Kota Tual ke depan yang lebih baik dan lebih maju,” sebut Amir.
Menurut politisi PKS itu, kekalahan tiga paslon tersebut bukan karena mereka tidak baik di mata masyarakat, namun sebaliknya, ini kemenangan yang tertunda.Dalam pertemuan tersebut, Yani dan Amir juga menerima masukan dari tiga paslon lainnya, terutama berkaitan dengan kesejahteraan dan keamanan masyarakat Kota Tual. Kemudian menyatukan adanya kesamaan visi misi.
Pertemuan para paslon ini, menggambarkan situasi Kamtibmas di Kota Tual jauh lebih baik, meski sebelumnya dianggap bakal berpotensi terjadi gesekan.
“Ada saatnya kita berkonstestasi, ada saatnya pula untuk kita berkolaborasi. Kita boleh berbeda dalam proses, tetapi satu dalam tujuan bangun Kota Tual,” sahut mantan Ketua Komisi I DPRD Maluku itu.
Kolaborasi para elit, terutama kandidat sangat penting karena bisa menunujukan sikap positif dan sejuk kepada para pendukung dan masyarakat, bahwa pertarungan telah selesai dan pemenangnya sudah diketahui, sambil menunggu keputusan KPU. Kini saatnya semua menyatu untuk membangun daerah.
“Kami yang menang membuka diri dengan paslon yang belum menang. Tujuan kita adalah kolaborasi. Siapa pun dia, bangun daerah tidak bisa sendiri, perlu dukungan berbagai pihak. Bagi kami kemenangan yang diraih adalah kemenangan rakyat Kota Tual,” tandas Amir. (Wahab)
Dapatkan sekarang