AMBON,AT- Jan A. Terry akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Persekutuan Masyarakat Tanimbar Maluku (PMT-M) dalam Rapat Akbar warga Tanimbar di Hotel Manise, akhir pekan kemarin.
Terry mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota tim dan pengambil inisiatif yang telah bekerja maksimal selama satu bulan untuk merumuskan dan merancang kegiatan ini.
"Saya siap menjalankan amanah ini dan sebagai langkah awal, kami melakukan konsolidasikan semua kemampuan dan potensi para generasi muda di Kepulauan Tanimbar," terang Terry kepada media ini, Minggu (12/3).
Terry melanjutkan, pembentukan PMT-M ini merupakan momentum kebangkitan generasi muda Tanimbar yang memiliki potensi perlu dikembangkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik politik, birokrat, akademisi dan profesi lainnya di Kota Ambon maupun Maluku pada umumnya.
"Mari kita jadikan wadah ini sebagai sebuah kekuatan sosial politik yang mempunyai nilai lebih. Yang patut diperhitungkan dan tidak kalah bersaing dengan daerah lain yang ada di kota ini dan terlebih di Maluku," tutur Terry.
Dikatakan, sesuai catatan statistik, jumlah penduduk warga masyarakat Tanimar di Kota Ambon ada sekitar 20 ribu jiwa dan ini merupakan sebuah kekuatan besar.
"Ada ribuan warga Tanimbar di Ambon. Makanya, semua harus solid dan bersatu dalam menjaga wadah ini," pintanya.
Pada kesempatan itu, Terry mengajak semua kalangan yang ada dalam organisasi ini untuk menyatukan persepsi dan bergandengan tangan dalam rangka membangun kebersamaan sebagai warga Tanimbar.
"Kami melakukan Raker untuk menyusun AD-ART dalam beberapa hari kedepan," beber dia.
Sementara itu, M Maiseka, Ketua Pengambil Inisiatif mengatakan, dengan hadirnya organisasi ini dapat dijadikan sebagai media atau sarana berkumpul dan berhimpunnya para generasi muda KKT.
"Mempererat kehidupan persekutuan sesama warga dan para generasi muda Tanimbar yang ada di Kota Ambon dan Maluku. Itu tujuan utama dibentuknya wadah ini," terang dia.
Maiseka menambahkan, wadah ini juga bisa membantu dalam berbagai aspek kehidupan dan pekerjaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
"Mari kita jaga wadah bersama-sama," kuncinya. (LMS)
Dapatkan sekarang