Tekan Angka Kecelakaan di Bursel, FLS Gelar Coffee Morning
Forum Lintas Sektor berpose usai kegiatan Coofee Morning dalam rangka antisipasi Lakalantas di Kota Namrole, kemarin---Edy/Ameks.
FaizalLestaluhu
14 Sep 2023 06:42 WIT

Tekan Angka Kecelakaan di Bursel, FLS Gelar Coffee Morning

NAMROLE,AT-Guna menekan angka Kecelakaan Lalu Lintas  (Lakalantas) di Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Forum Lintas Sektoral (FLS) menggelar Coffee Morning. Kegiatan tersebut  pusatkan di Kaki Lima Coffee Shop, Namrole, kemarin. 

Hadir dalam kegiatan itu,   Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan, Abdul Hakim Tuankotta, Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang (PUPR), Lukman Soulissa, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas), IPTU Chris Souissa, Kepala Bidang Perhubungan Darat, Rein Tasane serta sejumlah Kepala Seksi (Kasi) di Dinas Perhubungan dan puluhan anggota Satlantas Polres Bursel. 

Kadishub Bursel, Hakim Tuankotta mengatakan, forum lintas sektoral ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bursel yang di dalamnya  ada Dinas PUPR, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan dan Polres Bursel. 

"Kita mengadakan coffee morning terkait hak-hak pengunaan jalan yang harus dimiliki dan dipatuhi oleh masyarakat. Terutama ketika menggunakan jalan, jangan berlawanan arah (tabrak jalur), menggunakan helm saat kendaraan. Intinya di situ, " ungkapnya.

Tuankotta  mengaku, ada beberapa infrastruktur yang belum dipenuhi seperti rambu-rambu lalu lintas. Meski dibeberapa tempat sudah pernah dipasang, namun ada yang sudah kabur bahkan  rusak. Menyikapi kendala ini, pihaknya akan mengantisipasi dengan segera menyiapkan rambu-rambu lalu lintas.

" Kita akan upayakan untuk rambu- rambu lalulintas itu ada namun waktunya  belum bisa dipastikan kapan  direalisasikan. Karena untuk penyiapan rambu-rambu tersebut, dibutuhkan tahapan hingga nantinya  dapat terpasang dengan baik," ujarnya.

Terkait dengan akses jalan di seputaran Kota Namrole, yang berlubang dan telah menelan korban jiwa, Tuankotta mengaku   akan melakukan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  untuk menanganinya.

"Kalau untuk jalan yang berlobang itu menjadi kewenangan dari Dinas PUPR," sebutnya.

Sementara, Kasat Lantas Polres Buru Selatan  Iptu Souissa mengaku, pihaknya berkewajiban    untuk berkolaborasi dengan instansi terkait dalam hal ini dengan Dishub  dan  PUPR.

"Kolaborasi ini karena kita berkeinginan agar tidak terjadi  pelanggaran, kecelakaan  karena berkaitan dengan  keselamatan, " singkatnya. 

Sementara, Kadis PUPR Bursel Lukman Soulisa mengaku, ada sejumlah ruas jalan di Kota Namrole yang rusak atau berlubang.

"Kita tahu bersama  kondisi jalan  di Kota Namrole  ada yang berlubang," akuinya.

Peran Dinas PUPR untuk  meminimalisir angka Lakalantas, kata dia,  salah satunya dengan penyediaan jalan yang baik, untuk dapat di nikmati warga. 

"Kita akan memperbaiki jalan yang berlubang, yang biasanya marak terjadi kecelakaan pada lintasan jalan tersebut. Mudah- mudahan dalam waktu dekat kita akan menanganani ruas- ruas jalan yang berlubang tersebut  sehingga dapat meminimalisir angka Lakalantas," janji Lukman menutup pembicaraan.(ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai