NAMROLE,AT-Guna menekan angka Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Forum Lintas Sektoral (FLS) menggelar Coffee Morning. Kegiatan tersebut pusatkan di Kaki Lima Coffee Shop, Namrole, kemarin.
Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan, Abdul Hakim Tuankotta, Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang (PUPR), Lukman Soulissa, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas), IPTU Chris Souissa, Kepala Bidang Perhubungan Darat, Rein Tasane serta sejumlah Kepala Seksi (Kasi) di Dinas Perhubungan dan puluhan anggota Satlantas Polres Bursel.
Kadishub Bursel, Hakim Tuankotta mengatakan, forum lintas sektoral ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bursel yang di dalamnya ada Dinas PUPR, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan dan Polres Bursel.
"Kita mengadakan coffee morning terkait hak-hak pengunaan jalan yang harus dimiliki dan dipatuhi oleh masyarakat. Terutama ketika menggunakan jalan, jangan berlawanan arah (tabrak jalur), menggunakan helm saat kendaraan. Intinya di situ, " ungkapnya.
Tuankotta mengaku, ada beberapa infrastruktur yang belum dipenuhi seperti rambu-rambu lalu lintas. Meski dibeberapa tempat sudah pernah dipasang, namun ada yang sudah kabur bahkan rusak. Menyikapi kendala ini, pihaknya akan mengantisipasi dengan segera menyiapkan rambu-rambu lalu lintas.
" Kita akan upayakan untuk rambu- rambu lalulintas itu ada namun waktunya belum bisa dipastikan kapan direalisasikan. Karena untuk penyiapan rambu-rambu tersebut, dibutuhkan tahapan hingga nantinya dapat terpasang dengan baik," ujarnya.
Terkait dengan akses jalan di seputaran Kota Namrole, yang berlubang dan telah menelan korban jiwa, Tuankotta mengaku akan melakukan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menanganinya.
"Kalau untuk jalan yang berlobang itu menjadi kewenangan dari Dinas PUPR," sebutnya.
Sementara, Kasat Lantas Polres Buru Selatan Iptu Souissa mengaku, pihaknya berkewajiban untuk berkolaborasi dengan instansi terkait dalam hal ini dengan Dishub dan PUPR.
"Kolaborasi ini karena kita berkeinginan agar tidak terjadi pelanggaran, kecelakaan karena berkaitan dengan keselamatan, " singkatnya.
Sementara, Kadis PUPR Bursel Lukman Soulisa mengaku, ada sejumlah ruas jalan di Kota Namrole yang rusak atau berlubang.
"Kita tahu bersama kondisi jalan di Kota Namrole ada yang berlubang," akuinya.
Peran Dinas PUPR untuk meminimalisir angka Lakalantas, kata dia, salah satunya dengan penyediaan jalan yang baik, untuk dapat di nikmati warga.
"Kita akan memperbaiki jalan yang berlubang, yang biasanya marak terjadi kecelakaan pada lintasan jalan tersebut. Mudah- mudahan dalam waktu dekat kita akan menanganani ruas- ruas jalan yang berlubang tersebut sehingga dapat meminimalisir angka Lakalantas," janji Lukman menutup pembicaraan.(ESI)
Dapatkan sekarang