Tangki Ketel Pabrik Tahu Meledak, 4 Orang Terluka
Kapolsek Sirimau, AKP Sally Lewerissa bersama personil Polsek Sirimau saat meninjau lokasi pabrik tahu yang meledak dan memasang garis polisi di pabrik tersebut, Minggu (8/10) -Jardin/Ameks.
FaizalLestaluhu
08 Oct 2023 21:53 WIT

Tangki Ketel Pabrik Tahu Meledak, 4 Orang Terluka

AMBON, AT-Empat orang menjadi korban, menyusul meledaknya tabung gas ketel di pabrik tahu UD Candra tempe di Lorong Tahu, Kelurahan Rijali, RT 002/RW 02, Batu Merah, Sirimau, Kota Ambon, Minggu (8/10) sekira pukul 09.30 WIT. 

Ledakan itu diduga akibat kelalaian para pekerja yang menutup jalur uap ketel penguapan sehingga menimbulkan panas dan terjadilah ledakan.

Empat korban akibat ledakan itu, tRudi Rianto (29),  Pendis Wirawan (22),  Wahyu Andik Setiwan (34) dan Riski Ariyanto (36). 

Ledakan itu juga menyebabkan bangunan pabrik ambruk, empat unit ketel rusak hingga kaca jendela Mushola Baiturrohim pecah. 

Rahim Suat, Pemilik Pabrik menerangkan bahwa, sebelum terjadi ledekan, ia bersama warga sekitar sementara membersihkan Mushala Baiturrohim. Tiba-tiba tendegar bunyi ledakan satu kali, ia langsung menuju ke sumber ledakan terdakan dan ternyata bunyi ledakan tadi dari pabrik miliknya. 

"Sampai di pabrik, saya melihat barang-barang sudah berantankan. Bukan itu saja, empat orang yang menjadi korban ledakan sudah tergeletak di dalam pabrik. Saya dan warga langsung membawa  mereka (korban)  ke Rumah Sakit Al-Fatah Ambon," singkatnya kepada media ini di tempat kejadian. 

Sementara itu, Suyono, salah seorang warga mengungkapkan, saat ledakan, ia sementara di dalam Mushala Baiturrohim. Bunyi ledakan hanya satu kali dan langsung mengakibatkan kaca jendela di mushala ini pecah. 

"Jarak sumber ledakan dengan mushala ini hanya 10 meter. Setelah ledakan itu, saya langsung menyelamatkan diri dengan berlari ke luar dan sempat melihat tembok pabrik sudah runtuh. Saya juga sempat menyelematkan salah seorang korban," beber Suyono. 

Tidak berselang lama, Kapolsek Sirimau AKP Sally Lewerissa bersama personil  Polsek Sirimau  tiba di lokasi TKP sekira pukul 10.25 WIT langsung mengamankan lokasi dan memasang police line pada gedung tersebut.

Terpisah, Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, IPDA Janete S Luhukay membenarkan kejadian itu.

“Iya benar, kejadiannya (ledakan) tadi pagi dan ada empat menjadi orang korban," terang Janete..

Janete melanjutkan, selain empat korban, ledakan itu menyebabkan empat unit ketel rusak. 

"Penyebab ledakan diduga akibat dari kelalaian para pekerja yang menutup kran menuju jalur uap ketel penguapan, sehingga menimbulkan ketel penguapan menjadi panas dan menimbulkan ledakan pada ketel," beber dia. 

Janete punerincikan empat korban ledakan, yaitu Rudi Rianto, mengalami dislokasi (keseleo) di bagian tangan kanan, kemudian Pendis Wirawan yang  mengalaml luka bakar di seluruh bagian tubuh. Wahyu Andik Setiwan mengalami luka bakar di  wajah, tangan, dada sampai perut dan Riski Ariyani yang , mengalami luka bakar dibagian punggung belakang, tangan kiri kanan, kaki kiri hingg kaki kanan. 

"Hingga saat ini, empat orang korban tersebut masih mendapat perawatan medis di rumah sakit, " tutup Janete.(JAR)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai