Takjil Berbuka Puasa di Kota Ambon Aman dari Zat Berbahaya
FaizalLestaluhu
28 Feb 2026 19:55 WIT

Takjil Berbuka Puasa di Kota Ambon Aman dari Zat Berbahaya

AMBON,AT-Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon, terus mengintensifkan pengawasan keamanan pangan takjil selama Bulan Ramadan 144/ Hijriah/2026. Kegiatan ini berlangsung disejumlah kawasan di Kota Ambon. Mulai dari Waihaong, depan Al Fatah, Batumerah, Kebun Cengkeh, hingga Waiheru.

Pengawasan terhadap makanan takjil berbuka puasa yang BPOM Ambon menggandeng Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon.

Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena mengatakan, pengawasan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Ramadhan dan hari besar keagamaan nasional lainnya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan memastikan masyarakat mengonsumsi makanan yang sehat dan bebas dari zat berbahaya. 
"Kita ingin memastikan masyarakat mengonsumsi makanan yang sehat dan tidak mengandung zat berbahaya. Ini rutin kita lakukan setiap hari besar keagamaan nasional,”kata dia, kepada wartawan saat diwawancarai di sela kegiatan tersebut, yang berlangsung dipelataran masjid raya Al Fatah kemarin. 

Dijelaskan, pengujian dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya seperti boraks, formalin, serta pewarna yang tidak diperuntukkan bagi pangan.
"Hingga saat ini sekitar 135 sampel takjil yang diambil dari berbagai titik di Kota Ambon telah dinyatakan aman untuk dikonsumsi. Pada pengawasan kali ini, petugas kembali mengambil sekitar 30 sampel untuk diuji lebih lanjut,"bebernya.

Dirinya berharap, seluruh sampel yang diuji hasilnya aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam membeli dan mengkonsumsi takjil tersebut.

Ditambahkan, pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin perlindungan konsumen serta memastikan pangan yang beredar di Kota Ambon memenuhi standar keamanan dan kesehatan.

"Semoga Ambon dapat menjadi kota dengan pangan yang aman, di mana seluruh produk makanan yang dijual terjamin kualitas dan kesehatannya sehingga tidak merugikan masyarakat,"tandasnya.

Semantara itu, Kepala BPOM Kota Ambon,Tamran Ismail mengaku, jika dari hasil pengawasan yang dilakukan oleh pihaknya bersama Pemerintah Kota Ambon, sepanjang bulan suci Ramadan di Kota Ambon, pihaknya tidak menemukan zat berbahaya pada makanan takjil berbuka yang dijajankan oleh masyarakat.
" Alhamdulillah hasilnya masih memenuhi syarat artinya produk takjil yang dijual di Kota Ambon tidak mengandung bahan berbahaya. Kita sudah lakukan di beberapa wilayah ya di Batumerah, Waihaong, Al Fatah, Waiheru, kemudian di kebon cengkeh sana juga sudah kita lakukan ini minggu ke-2 ya. setiap hari ada secara rutin secara masif ya,"tandasnya. (Ars).

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai