Tak Ada Pengibaran Bendera RMS Dihari Kemerdekaan RI, Ini Respon Kapendam
Pembentangan bendera merah putih di Desa Aboru tepat di HUT ke-81 RI. --istimewa.
FaizalLestaluhu
18 Aug 2026 07:05 WIT

Tak Ada Pengibaran Bendera RMS Dihari Kemerdekaan RI, Ini Respon Kapendam

AMBON,AE—Warga Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, memastikan informasi terkait adanya pengibaran bendera yang dikaitkan dengan Republik Maluku Selatan (RMS) di wilayah negeri tersebut, saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ternyata tidak benar.

Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Negeri Aboru, tidak ditemukan adanya pengibaran bendera RMS sebagaimana informasi yang beredar. Sejumlah warga juga membantah kebenaran informasi tersebut.
“Dari hasil pemantauan di beberapa lokasi di Desa Aboru, warga membantah adanya pengibaran bendera RMS sebagaimana diberitakan,” ujar salah satu warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Senin (17/8).

Dirinya meminta, masyarakat agar menyikapi informasi tersebut secara bijak dan tidak langsung mempercayai pemberitaan yang belum terverifikasi.

Menurutnya, verifikasi penting dilakukan agar informasi yang beredar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Situasi di wilayah Aboru sampai saat ini aman dan kondusif. Bendera Merah Putih tetap berkibar di sejumlah lokasi,”terangnya.

Dirinya meminta, masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi mengganggu persatuan serta kerukunan.
"Masyarakat diharapkan tetap menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak memberikan ruang kepada pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan isu tersebut untuk menimbulkan perpecahan.  Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta tidak menyebarluaskan informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat,”pintahnya.

Ia mengaku, jika falam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, masyarakat negeri Aboru, telah mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif yang memperkuat persatuan dan kesatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan.
"Kami masyarakat Aboru, aman-aman saja, bahkan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ini, ada berbagai kegiatan atau lomba yang sudah kita lakukan,"tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan di sejumlah wilayah Kota Ambon, tidak ditemukan adanya bendera yang dikaitkan dengan RMS. Sebaliknya, masyarakat di sejumlah RT/RW, serta negeri dan desa terlihat antusias memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan memasang bendera Merah Putih dan menggelar berbagai kegiatan bersama.

Kondisi tersebut menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Ambon secara umum tetap aman dan kondusif. Masyarakat turut menjaga persatuan, kerukunan, serta semangat kebangsaan dalam menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain itu ditempat terpisah, ​Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XV/Pattimura, Letkol Inf Adi Swastika menegaskan, bahwa tidak ada pengibaran bendera RMS saat kunjungan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Doddy Triwinarto, Wakil Gubernur, Abdullah Vanath, Dankodaeral IX, Laksda Hanarko Djodi Pamungkas, dan jajaran TNI/Polri, namun yang ada pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 500 meter.  

​Menurutnya, hal itu sekaligus meluruskan kabar dan desas-desus yang beredar di tengah masyarakat mengenai adanya insiden pengibaran bendera terlarang dalam agenda kunjungan kerja tersebut.

Kapendam memastikan, seluruh rangkaian kegiatan Pangdam di wilayah tersebut berlangsung aman, kondusif, serta berjalan sesuai dengan protokol resmi yang ditetapkan.

​"Kami tegaskan bahwa informasi mengenai adanya bendera yang naik saat kehadiran bapak Pangdam di Aboru, adalah tidak benar. Seluruh agenda kunjungan kerja berjalan dengan lancar, aman, dan penuh kehangatan bersama warga setempat," ujar Kapendam dalam keterangan resminya.

​Dalam kunjungan tersebut, kehadiran Pangdam XV/Pattimura beserta rombongan disambut hangat oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga Negeri Aboru. Agenda kunjungan difokuskan pada silaturahmi, peninjauan kondisi wilayah, serta penguatan sinergitas antara TNI dan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku Tengah. Suasana kemerdekaan pun terasa sangat kental, di mana seluruh agenda kegiatan untuk memeriahkan HUT RI ke-81 diikuti dan diramaikan oleh warga Aboru dengan penuh antusiasme dan rasa kebersamaan.

​Masyarakat diimbau, untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoaks atau informasi yang tidak terverifikasi kebenarannya. Kodam XV/Pattimura mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga suasana kedamaian dan ketertiban yang sudah terbangun baik di Maluku. (Ars).

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai