AMBON,AT-Enam unit bangunan tempat usaha dan rumah di Jalan Ir. M. Putuhena, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon ludes terbakar. Kebakaran tersebut dipicu ledakan tabung gas.
Selain enam unit bangunan, kebakaran yang terjadi di kawasan RT 05 RW 02 Desa Poka, Rabu (13/3) sekira pukul 16.20 WIT itu juga mengakibatkan satu korban luka bakar dan lima unit sepeda motor hangus terbakar. Kebakaran dipicu ledakan tabung gas minyak pompa gerobak penjual gorengan dari rumah milik Ida Ekmon Lopulisa.
Kobaran api terus membesar sehingga menjalar ke bangunan lainnya yang berdekatan. Penjual gorengan, Ahmad Rian Afriendi, usi 24 tahun mengalami luka pada punggung dan lengan akibat kobaran api.
Sementara enam bangunan yang ludes terbakar, yakni rumah milik Ida Lopolisa/ Kubagaun, rumah permanen milik Hasan Kubagaun, toko parfum, warung bakso, warung nasi goreng, dan bengkel.
"Hasil penyelidikan diduga disebabkan akibat ledakan tabung gas minyak pompa gerobak penjual gorengan yang mengakibatkan adanya kerugian materil dan korban luka," ujar Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Kota Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete Luhukay, kemarin.
Burhan, salah satu saksi, lanjut Janete, menjelaskan bahwa saat melintas di depan TKP awal melihat adanya ledakan tabung gas minyak pompa gerobak penjual gorengan, Ahmad Rian Afriendi. Saat itu saksi melihat korban secara spontan keluar dari tempat jualannya menuju ke tengah jalan raya sambil berusaha memadamkan kobaran api di tubuhnya.
"Selanjutnya warga sekitar berusaha membantu dan mematikan api yang sementara memakan diri korban dan selanjutnya melarikan korban (Ahmad Rian Afriendi-red) ke RSUP Leimena untuk mendapatkan perawatan medis," jelas Janete.
Sementara saksi lain, Roy Pattiruhu, pekerjaan mekanik bengkel milik Elias, menerangkan bahwa ia sementara melakukan aktivitas bekerja di dalam bengkel, tiba-tiba terdengar suara ledakan tabung minyak, disertai dengan serpihan tabung gas yang menembus sekat dinding triplek. Saat itu triplek suda dalam kondisi terbakar.
"Sehingga api menjalar dan membakar bengkel Elias. Selanjutnya saksi bersama rekannya yang sementara berada di dalam bengkel berusaha mengeluarkan dua unit sepeda motor yang sementara berada di dalam bengkel," tuturnya.
Beberapa saat setelah keajadian itu, personil Polsek Teluk Ambon dipimpin oleh KSPKT Shif III Aipda Ferdinandua tiba dan langsung mengamankan TKP serta membantu warga setempat guna memadamkan kobaran api dengan alat seadanya.
" Sekira Pukul 16.55 enam unit mobil pemadam kebakaran Kota Ambon juga tiba di TKP dan berupaya memdamkan kobaran api," pungkas Janete. (Ely)
Dapatkan sekarang