MASOHI, AT – Super App BRImo milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat posisinya sebagai salah satu layanan perbankan digital yang banyak digunakan masyarakat.
Hingga Juni 2026, BRImo tercatat telah memiliki 49,7 juta penggunadengan total 3,32 miliar transaksi finansial senilai Rp4.166 triliun.
Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari transformasi digital BRI dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan finansial melalui satu platform.
Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan pengembangan BRImo merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dilakukan BRI bersama Danantara.
“Melalui transformasi BRIvolution Reignite dan sinergi bersama Danantara, BRI terus memperkuat kapabilitas digital untuk memberikan keleluasaan yang lebih besar kepada masyarakat dalam mengelola kebutuhan finansialnya,” ujar Saladin. Rabu (19/8).
Menurutnya, BRImo dikembangkan sebagai ekosistem layanan yang terintegrasi sehingga dapat menjangkau kebutuhan nasabah dari berbagai segmen.
Untuk mendukung transformasi tersebut, BRI juga terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan mengintegrasikan berbagai kanal transaksi, mulai dari ATM dan CRM, mesin EDC merchant, QRIS BRI hingga jaringan BRILink Agen.
Sejumlah fitur baru juga terus dikembangkan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Salah satunya Toggle Nabung Emas Otomatis, yang memungkinkan pengguna melakukan transfer sekaligus membeli emas dalam satu transaksi dengan nilai pembelian mulai dari Rp10 ribu.
BRImo juga menyediakan fitur Aktivitas Seru yang memungkinkan pengguna membeli tiket transportasi dan destinasi wisata. Sementara melalui QRIS Tap, transaksi pembayaran dapat dilakukan dengan mendekatkan smartphone ke perangkat merchant tanpa harus memindai kode QR secara manual.
Di tengah meningkatnya aktivitas keuangan digital, BRI turut menempatkan keamanan transaksi dan perlindungan data sebagai bagian penting dalam pengembangan layanan. Penguatan teknologi, mitigasi risiko serta edukasi kepada nasabah terus dilakukan untuk mendorong transaksi digital yang aman.
Saladin menilai perkembangan layanan digital BRI tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki peran dalam memperluas akses dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat.
“Dalam momentum kemerdekaan, peran tersebut menjadi bagian dari upaya nyata BRI bersama Danantara untuk memperluas kesempatan masyarakat agar semakin berdaya secara ekonomi,” pungkasnya.
Dengan jumlah pengguna dan volume transaksi yang terus meningkat, pengembangan BRImo diharapkan dapat semakin memperluas inklusi keuangan serta mendukung pemerataan akses layanan finansial di Indonesia. (AJ).
Dapatkan sekarang