Sungai di Buru Berwarna Biru, Diduga Tercemar Bahan Beracun
Sungai Anahoni di Kabupaten Buru berwarna biru, diduga tercemar limbah bahan berbahaya dan beracun (B3)
Admin
06 Aug 2022 09:48 WIT

Sungai di Buru Berwarna Biru, Diduga Tercemar Bahan Beracun

AMBON, AT.--Masyarakat sekitar sungai Anahoni dan Wamsait, Kabupaten Buru dihebohkan dengan air sungai yang berubah warna menjadi biru. Diduga, dua sangai tersebut telah tercemar bahan berbahaya dan beracun atau B3 termasuk merkuri akibat aktivitas tambang emas ilegal di Gunung Botak.

Kejadian ini dibagikan Lilitan Ohorella di laman facebooknya, Sabtu (6/8) malam. Dua sungai berubah warna, bermuarah ke Teluk Kayeli dan Teluk Namlea, Kabupaten Buru.


"Keajaiban dunia di tanah Bupolo (Buru), tepatnya di Gunung Botak. Di sana ada sungai yang airnya berwarna biru, yang mengalir dari puncak gunung turun ke kali Anahoni dan kali Wamsaid. Kali Anahoni bermuara langsung ke laut di teluk Kayeli, dan kali Wamsaid airnya ada yang mampir ke sawah-sawah irigasi teknis sebelum tumpah juga ke laut di teluk Namlea. Mari kita nikmati keajaiban dunia hasil olahan perusak lingkungan yang memasok bahan berbahaya beracun (B3), Cn dan Kotis,"tulis Lili. 

Video air sungai berubah warna ini telah beredar sejak Jumat (5/8) kemarin. Belum diketahui penyebab pasti perubahan warna air tersebut.

Dugaan sementara warna biru tersebut akibat adanya kandungan B3, termasuk merkuri. Jika aliran air yang beracun tersebut akan menuju air laut maka dapat menyebabkan keracunan pada ikan. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Kabupaten Buru. (at)

 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai