Stok Semen di Namrole Kosong, Pemkab Harus Turun Tangan
FaizalLestaluhu
18 Nov 2023 15:21 WIT

Stok Semen di Namrole Kosong, Pemkab Harus Turun Tangan

AMBON, AT-Dalam  sepekan terakhir, stok Semen Bosowa dan semen lainnya di toko-toko penyalur bahan bangunan dan agen semen perorangan di Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan, kosong. Imbasnya, Proyek-proyek pembangunan fisik milik pemerintah dan milik masyarakat yang menggunakan atau membutuhkan semen terhambat dan terancam macet.

Di mana-mana masyarakat dan para kontraktor berebutan mencari semen untuk kepentingan pembangunan yang sementara berlangsung. 

Menurut Stenly, salah seorang warga Kota Namrole yang sementara membangun rumah mengaku,  proses pembangunan rumah yang sementara dikerjakan terpaksa dihentikan karena stok bahan bangunan semen tidak ada alias kosong.

"Mau gimana lagi, Beta terpaksa menghentikan pekerjaaan pembangunan rumah lantaran semen tidak ada," akuinya kepada media ini di Namrole, Jumat (17/11). 

Kekosongan bahan bangunan semen ini, lanjut Stenly, sudah terjadi sepekan terakhir ini. Hampir semua toko yang menjual bahan bangunan semen di Kota Namrole tidak ada."

" Kondisi sudah terjadi seminggu terakhir. Stok semen di toko kosong atau habis, " terang dia. 

Hal yang sama di sampaikan Andy. Ia mengaku banyak pekerjaan fisik di Kota Namrole harus tertunda lantaran stok semen tidak ada.

"Semen ini bahan bangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat . Olehnya karena itu, jika bahan bangunan tersebut kosong otomatis akan berdampak pada pekerjaan fisik di lapangan," sebutnya.

Dirinya berharap, pemerintah daerah terutama pihak Disperindag bisa turun tangan untuk melihat persoalan ini. Karena masyarakat maupun pengusaha sangat membutuhkan bahan bangunan tersebut untuk menyelesaikan rumah maupun proyek- proyek fisik lainnya. 

"Saya kira harus ada langkah yang bisa diambil oleh pemerintah untuk mengatasi kekosongan bahan bangunan ini," harapnya.

Apalagi, kata dia, kekosongan ini terjadi diakhir- akhir penutupan tahun anggaran. Yang mana progres pekerjaan fisik harus dipercepat untuk mengejar sisa tahun anggaran yang hampir selesai.

"Kan saat ini tinggal satu bulan lagi tahun anggaran selesai. Otomatis dengan kondisi saat ini bisa saja mempengaruhi pekerjaan fisik di lapangan," pungkasnya. 

Sementara itu sesuai informasi yang diperoleh media ini untuk mengejar pekerjaan di lapangan sejumlah pengusaha atau kontraktor akan mendatangkan semen dari Kota Namlea, Kabupaten Buru.  Langkah ini dilakukan sambil menunggu pasokan semen  yang biasanya didatangkan langsung dari Surabaya, Jawa Timur. (SE)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai