AMBON,AT-Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Pamalona Bursel U-13 siap bertarung di Kompetisi Piala Soeratin yang akan digelar akhir tahun ini.
Menurut Muhammad Saleh Lestaluhu, Ketua SSB Pamalona Bursel bahwa, anak binaannya siap memberikan perhatian dan mewaspadai semua tim yang berlaga.
"Tentu berusaha tampil dengan permainan apik serta menghibur menjadi persembahan SSB Pamalona, namun keinginan membawa pulang Piala Soeratin juga menjadi tujuan utama," ungkap Saleh saat menghubungi media ini, Senin (20/11) malam.
Menurut jebolan Universitas Darussalam Ambon ini bahwa, SSB Pamalona merupakan wajah baru atau pendatang baru di kompetisi usia muda garapan Asprov PSSI Maluku tersebut. Namun demikian, saya tetap percaya dengan skuad tim ini.
"(Piala Soeratin) Ini kompetisi pertama yang akan mereka ikuti. Mudah mudahan keberadaan SSB Pamalona akan mampu menggairahkan atmosfir sepakbola di Maluku," tegas Saleh.
Tak hanya itu, kata Saleh, semua punggawa tim akan all out dalam setiap pertandingan.
"Banyak SSB besar dan punya nama yang ambil bagian dalam Piala Soeratin zona Maluku. Hal ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk meraih hasil maksimal dalam setiap laga nanti," tutur dia.
Menurutnya, karena Soeratin U-13 bagi pemain sepakbola usia 13 tahun kebawah, maka seleksi dilakukan melalui berbagai tingkatan. Seleksi ketat yang dilakukan oleh manajemen tim, kemudian menghasilkan 18 pemain muda berbakat.
"Tidak ada target khusus di kompetisi kali ini, namun saya ingin mereka maksimal di setiap laga sehingga peluang juara semakin terbuka," ulas dia.
"Saya ingin Anak-anak (pemain) bermain dengan mental terjaga serta stabil. Karena para pemain yang notabene pelajar ini perlu diberi ruang untuk mengasah dan belajar banyak hal serta menikmati dinamika pertandingan," sambung Saleh.
Saleh menambahkan, persiapan tim selama lebih kurang empat bulan, mudah-mudahan bisa membawa anak-anak Kota Namrole berprestasi.
“Mereka tidak hanya berjuang untuk SSB Pamalona saja.Tapi dipundak mereka juga terletak harga diri dan marwah Buru Selatan, terlebih Kota Namrole . Bagi saya mereka adalah pejuang kota ini (Namrole) di tingkat provinsi,” ujarnya.
Saleh menambahkan, Piala Soeratin, adalah momentum bagi mereka untuk membuktikan hasil kerja keras saat melakoni latihan selama ini.
"Sekarang waktunya untuk menampilkan permainan terbaik. Selain fisik. Pola pikir dan mental harus dijaga. Mari kita support dan kota doakan agar tim SBB Pamalona Bursel bisa menang pada setiap pertandingan dan pulang membawa juara,” tutup Mocal sapaan akrab Saleh.(CAL)
Dapatkan sekarang