Sowan ke Ameks, Konstan Bicara Soal Pencegahan Penyakit PMK   
Admin
11 Jan 2023 07:57 WIT

Sowan ke Ameks, Konstan Bicara Soal Pencegahan Penyakit PMK  

AMBON,AT.-Kepala Karantina Pertanian Ambon, Konstan, melakukan kunjungan ke media terbesar di Maluku, Ambon Ekspres, Selasa (10/1). Dalam kunjungan kali ini Konstan tidak hanya sendiri, didampingi oleh beberapa stafnya. Mereka disambut langsung oleh Direktur Ambon Ekspres, Nasri Dumula.

Dalam kunjungan dengan diskusi singkat tersebut membahas terkait strategi dan upaya meningkatkan komunikasi dengan masyarakat. Selain itu, mereka juga membicarakan program-program yang akan dilakukan pada tahun ini.

Konstan mengungkapkan, kunjungan yang dilakukan ini diharapkan dapat menambah ilmu dan pengetahuan terkait komunikasi dan media untuk bisa diterapkan di Maluku. Sehingga, setiap program yang mereka lakukan bisa menyentuh seluruh elemen masyarakat.

"Kami mau sowan dan mau tahu mengetahui pengelolaan media di Maluku seperti apa. Kami pun memilih Ambon Ekspres karena merupakan salah satu Koran terbesar di Maluku. Makanya kami sengaja datang langsung," terangnya.

Konstan memaparkan, berbagai program telah mereka lakukan dan sampai saat ini masih berjalan, pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke Maluku. Makanya, kami memperketat pemeriksaan terhadap masuknya hewan ternak dari luar daerah.

Menurutnya, seluruh ternak yang masuk ke Maluku harus melalui prosedur pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan laboratorium serta masa pengasingan selama 14 di instalasi Karantina. Tujuannya untuk memastikan sapi sehat dan bebas dari PMK.

"Pemberian desinfektan oleh petugas Karantina terhadap ternak yang masuk di Maluku, terlebih di Kota Ambon merupakan bentuk tindakan perkarantinaan untuk mengendalikan biosekuriti, ini sudah menjadi ketetapan dalam Surat Edaran Badan Karantina Pertanian Nomor 12950 Tahun 2022 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Kejadian PMK," jelas Konstan.

Mantan Kepala Karantina Pangkal Pinang dan NTT ini melanjutkan, pihaknya terus memperketat pengawasan lalu lintas hewan rentan PMK seperti sapi, kambing dan hewan berkuku genap lainnya di pintu-pintu masuk pelabuhan maupun bandara yang ada di Maluku.

Hal ini dilakukan untuk menjaga Maluku sebagai salah satu zona hijau yang bebas PMK tetap aman dari PMK. Itu artinya, provinsi Maluku hanya menerima masuknya ternak dari daerah sesama zona hijau atau bebas PMK dan pada ternak juga dilakukan prosedur biosekuriti untuk menjaga ternak bebas PMK, jelas pria murah senyum ini.

Kata dia, setiap pintu masuk, petugas besama Polri melakukan pengecekan terhadap semua hewan baik yang datang dari luar daerah maupun yang keluar dari Maluku.

"Saya baru baru bertugas disini (Maluku), tapi akan memastikan, pengawasan yang dilakukan sudah berjalan dengan baik. Bahkan fungsi teknis yang lainnya sudah berjalan sesuai Standard Operating Procedure (SOP). Karena kami yakin bahwa semua upaya yang dilakukan sejauh ini telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan hewan. Intinya, kami akan perketat pengawasan ternak dengan selalu berkolaborasi dengan instansi terkait, termasuk media. Dengan begitu, potensi penyebaran penyakit mulut dan kuku hewan di Maluku dapat ditekan secara optimal, kunci Konstan.

Sementara itu, Dumula mengapresiasi mengapresiasi langkah cepat dari pihak karantina untuk menangani Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sehingga wabah tersebut bisa ditangani secara cepet dan tepat. Baginya, upaya tersebut mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terkait konsumsi daging hewan.

 "Ambon Ekskpres selalu terbuka dan mendukung program dari Karantina Pertanian Ambon. Makanya, silaturahmi ini jangan sampai disini saja tapi akan terjalin sampai kapan pun," jelasnya.

Dumula mengatakan, komunikasi Ameks dengan pihak Karantina Pertanian sampai hari ini berjalan baik dan tidak ada masalah.

"Kami sudah bermitra dengan teman-teman di Karantina Pertanian sudah lama dan saya sangat kenal baik dengan pimpin mereka. Karena memang kami ingin silaturahmi ini harus tetap dijaga," ucapnya.

Dumula menambahkan, langkah bapak untuk bertandang ke media, merupakan hal yang tepat karena semua program maupun hal-hal yang menyangkut instansi ini bisa tereksopes secara baik.

"Kami ingin komunikasi ini tetap berjalan sesuai dengan harapan bersama," pungkasnya.(ZAL)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai