Soulisa : Pesparawi Bukan Ajang Kompetisi , Tapi Sarana Memuliakan Tuhan 
Pelepasan Kontingen Pesparawi XI asal Buru Selatan yang dilakukan Sekda Bursel Hadi Longa, kemarin. --Edy/AT.
FaizalLestaluhu
16 Feb 2025 23:43 WIT

Soulisa : Pesparawi Bukan Ajang Kompetisi , Tapi Sarana Memuliakan Tuhan 

NAMROLE,AT-Kabupaten Buru Selatan merupakan salah satu dari 11 kabupaten kota di Maluku yang akan ikut ambil bagian dalam kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Provinsi Maluku ke XI yang akan berlangsung di Kota Ambon mulai 15 Februari 2025. Ini terlihat dari   pelepasan kontingen asal Bumi Lolik Lalen Fedak Fena yang  dilakukan Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa yang di wakili Sekda Bursel Hadi Longa. Pelepasan dipusatkan di Aula kantor Kementrian Agama  Kabupaten Buru Selatan Jumat (14/2) kemarin.

Soulisa dalam sambutannya yang dibacakan Longa mengatakan,  Pesparawi adalah sarana peningkatan sumber daya manusia di bidang seni budaya yang bernafaskan ke kristenan sekaligus sumber motivasi dan inspirasi untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah tengah kebhinekaan untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa. 

"Sebagai bangsa yang memiliki keragaman suku,agama,dan budaya melekat nilai nilai saling menghargai dan menghormati sesuai dengan semboyang Nagara kita bhineka tunggal ika.Sama hal nya dengan paduan suara ada bass,ada tenor ada sopran dan ada alto walupun berbeda beda ketika semuanya menyanyikan lagu yang sama hasilnya adalah harmoni," ungkapnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan, lanjut Soulisa, menyambut baik penyelenggaraan Pesparawi ke-XI tingkat provinsi Maluku yang akan dilaksanakan di Kota Ambon dari tanggal 15  sampai dengan 20 februari 2025 mendatang. 

Kata dia, pemerintah daerah  tetap mendukung kegiatan ini sebagai momentum meningkatkan kerukunan beragama yang harmonis di provinsi Maluku sebagai salah satu pilar kerukunan nasional.sesuai sub tema Pesparawi yakni. 

"Melalui Pesparawi ke XI kita tingkatkan keimanan kepada Tuhan yang maha esa dan kita bangun toleransi antar umat beragama menuju Maluku berkah (bermartabat,religius,kuat,amanah,dan harmonis)," ajaknya  

Soulisa berharap, ajang ini bukan sekadar menjadi ajang perlombaan semata namun juga sebagai upaya pembinaan mental spiritual dan moral umat kristiani, memupuk tali persaudaraan dan rasa kebersamaan umat kristiani terutama diberbagai denominasi gereja yang ada di provinsi Maluku khususnya di bumi Fuka Bipolo. 

"Semoga dengan keikutsertaan kontingen Pesparawi Kabupaten Buru Selatan menjadikan kabupaten Buru Selatan senantiasa di berkahi dan dilindungi Tuhan Yang Maha Esa, semoga perhelatan tiga tahun sekali ini dapat memperteguh tingkat keimanan dalam menghadapi pengaruh negatif globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi,"ingatnya  

Pesparawi, kata Soulisa, bukan hanya tentang kompetensi tetapi juga menjadi sarana untuk memuliakan Tuhan melalui talenta yang dimiliki.  Karena itu tetap semangat terus berlatih dan percaya diri tunjukan bahwa kabupaten buru selatan bisa memberikan yang terbaik ,untuk itu tetap menjaga kesehatan, menjalin kekompakan dan tetap berserah kepada Tuhan."Apapun hasilnya nanti yang penting kalian sudah berusaha sebaik mungkin, karena kalian adalah duta duta terbaik kab. Buru selatan kami akan selalu mendukung dan mendoakan kalian," tandasnya.(Edy) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai