AMBON,AT-Camat Kecamatan Sirimau, M Aulia Waliulu akhirnya angkat bicara terkait hasil lomba masak di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon yang digelar beberapa hari lalu.
Menurut Waliulu, lomba masak yang digelar itu bukan lomba masak antar posyandu, tapi itu festival masak makanan tambahan B2SA bagi Baduta Kecamatan Sirimau.
"Peserta lomba sendiri terdiri dari anggota PKK, desa dan negri serta kelurahan (yang di dalamnya juga terlibat kader Posyandu ). Jadi itu bukan lomba masak antar posyandu, " tegas Aulia sekaligus mengklarifikasi penyataan pernyataan salah satu peserta lomba yang tidak puas dengan hasil lomba tersebut.
Aulia juga menegaskan bahwa, tidak pernah ada bahasa atau kalimat dari Ketua TP-PKK Kecamatan Sirimau bahwa peserta lomba yang terlambat saat penilaian akan didiskualifikasi dan hasil masakan mereka tidak dinilai seperti yang disampaikan oleh salah satu peserta lomba.
"Terkait berita atau protes salah satu peserta tentang diskualifikasi bila terlambat, itu tidak benar dan ketentuan tersebut tidak pernah disampaikan oleh panitia pada saat technical meeting," tegasnya lagi.
Bukan hanya itu, Aulia juga meluruskan, dalam lomba itu istri camat sirimau statusnya dalam kegiatan lomba adalah sebagai Ketua TP-PKK Kecamatan Sirimau.
"Dalam lomba itu, istri pak camat statusnya sebagai Ketua TP-PKK Kecamatan sirimu. Jadi intinya, pernyataan dari salah satu peserta itu sangat keliru dan tidak benar, " tegas Aulia dalam siaran persnya yang diterima media ini, Minggu (20/9/2029). (Cal)
Dapatkan sekarang