AMBON, AT.--SMA Negeri 9 Buru, Senin lalu, (6/3), melaksanakan seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat Sekolah (OSN-S). OSN merupakan kompetensi sains nasional atau ajang olimpiade sains bagi pelajar SD, SMP dan SMA atau sederajat di seluruh Indonesia.
Sekedar tahu, kegiatan OSN diselenggarakan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI). Dari OSN ini diharapkan dapat meningkatkan mutu peserta didik, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta mendukung pemerataan prestasi.
Oleh karena itu, SMA Negeri 9 Buru telah melaksanakan tahapan seleksi kepada siswa–siswi yang memiliki kemampuan dalam setiap mata pelajaran, untuk nantinya dapat mengikuti kegiatan bergengsi ini. Kegiatan seleksi Olimpiade Nasional Tingkat Sekolah (OSN-S) di SMAN 9 Buru pada Senin, (6/1), itu dilakukan secara offline.
Ada sebanyak 38 siswa ikut seleksi. Bidang olimpiade yang diujikan diantaranya, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Kebumian, Astronomi, Ekonomi, Geografi, dan Informatika.
Kepala SMAN 9 Buru, Amir Buton, S.Pd dalam arahannya kepada dewan guru beberapa waktu lalu, mengatakan, tujuan diadakannya seleksi OSN-S ini untuk mengetahui kemampuan dan minat siswa dalam setiap mata pelajaran yang diolimpiadekan.
Dan setelah mengetahui bakat dan minat para siswa, lanjutnya, maka para guru perlu mendukung, membimbing, melatih dan menekankan setiap guru dapat mendampingi mereka agar bakat, minat semakin terarah, dan dapat berdaya saing tinggi dan siap berkompetisi di tingkat tingkat sekolah, kabupaten, propinsi dan bahkan tingkat nasional.
Seleksi OSN tingkat sekolah, lanjutnya, disetiap mata pelajaran dilaksanaan di ruang terpisah agar siswa lebih focus. Untuk pendaftaran siswa juga diseleksi terlebih dahulu dengan memverifikasi nilai harian, dan juga rapot.
Sementara guru pendidikan Kimia, Rudi Asta, S.Pd mengaku, ada 4 siswa yang diikutkan dari mata pelajaran Kimia. Ini karena mereka memiliki nilai dan kemampuan yang memuaskan. Keempat siswa itu terdiri dari 2 perempuan dan 2 laki-laki. (MUHAMMAD YUSUF/PRO)
Dapatkan sekarang