AMBON,AT-Polemik terkait enam siswa kelas X SMA Xaverius Ambon yang berpindah ke SMA Negeri 1 (SMAN 1) Ambon setelah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akhirnya menemukan titik terang.
Kedua belah pihak telah menggelar pertemuan bersama untuk membahas persoalan tersebut.
Kepala SMAN 1 Ambon, Dra. Elonamayo Laturiuw, M.Si menegaskan, pihaknya tidak mengetahui adanya pemindahan enam siswa dari SMA Xaverius ke SMAN 1. Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi dari perwakilan SMA Xaverius di ruangannya, Rabu (23/7).
"Saya tidak tahu soal adanya enam siswa dari Xaverius masuk ke sini. Jumlah siswa baru yang diterima SMAN 1 Ambon tahun ini sudah sesuai dengan kuota yang ditentukan, yakni 324 siswa, berdasarkan sembilan ruang belajar dengan kapasitas masing-masing 36 siswa. Saya tetap pada ketentuan itu. Tidak ada penambahan di luar kuota tersebut," tegas Laturiuw.
Ia menegaskan, ke enam siswa tersebut tetap terdaftar dalam sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) SMA Xaverius, dan karena itu tidak dapat diakomodir oleh SMAN 1 Ambon.
"Kalau mereka sudah terdaftar di sekolah asal dan tercatat di Dapodikmen, maka mereka sebaiknya tetap di sana. Kami akan kembalikan mereka ke SMA Xaverius," katanya.
Laturiuw juga membantah ada upaya darinya menyuruh jajarannya menghubungi atau membujuk orang tua siswa agar memindahkan anaknya ke sekolah negeri tersebut.
Ia bahkan, menduga ada pihak lain di internal sekolah itu yang mencoba menambah kuota penerimaan siswa tanpa sepengetahuannya.
"Kalau ada komunikasi melalui telepon yang mengarahkan mereka (siswa) ke sini, saya tidak tahu dan tidak pernah memerintahkan siapa pun dari pihak sekolah. Ini yang harus kita benahi ke depan," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas sekaligus Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Xaverius, Dra. Erna Tomasila, M.Pd, mengatakan pihaknya tetap akan menerima kembali ke enam siswa tersebut karena mereka masih tercatat di sistem Dapodik SMA Xaverius.
"Kita Welcome terima mereka. Orang tua siswa juga sudah membayar uang pendaftaran dan perlengkapan sekolah. Mereka pun sudah memiliki seragam sekolah dari Yayasan," jelas Erna.
Erna yang dipercayakan memimpin rombongan saat audensi itu berterima kasih atas penjelasan Kepsek SMAN 1 Ambon yang secara gamblang menyampaikan, tentang kepindahan enam siswa dari SMA Xaverius tanpa sepengetahuannya dan siap di kembalikan.
Namun, ia mengingatkan agar proses pengembalian siswa dilakukan secepatnya agar mereka tidak tertinggal pelajaran.
"Kita minta siswa dikembalikan dalam waktu dekat agar tidak ketinggalan materi belajar. Kami berharap koordinasi antara sekolah bisa berjalan baik, dan tidak ada lagi tarik-menarik siswa seperti ini," ungkap Tomasila. (Wahab)
Dapatkan sekarang