BULA, AT.--- Sekolah Menengah Atas ( SMA) Nafiri Ukarsengan, Kabupaten Seram Bagian Timur mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat proses belajar mengajar terganggu.
Kerusakan sejak beberapa tahun lalu itu, diantaranya pada bagian plafon teras dan ruang kelas, jendela, serta mobiler di beberapa ruangan.
" Kerusakan pada 6 ruang kelas, ruang lab komputer, dan bangunan 4 bilik WC. Kondisi ini sangat menganggu aktivitas belajar mengajar," kata Operator SMA NAFIRI Ukarsengan, Hairudin Buano di Bula, Minggu (3/8).
Buano mengatakan, pihaknya telah berupaya memperbaiki kerusakan itu, diantaranya mengusulkan kepada pemerintah lewat Aplikasi Dapodik bagian sarana dan prasana pada tahun 2023, namun belum ada realisasi.
" Tahun 2024 kami melakukan rehab dengan anggaran 20 persen dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) namun belum semua kerusakan bisa kami perbaiki, karena masih banyak kebutuhan lain yang harus kami penuhi,"ungkapnya.
Karena itu, pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan perhatian pada kondisi tersebut. "Besar harapan Kami, pemerintah provinsi Maluku melalui dinas Pendidikan dapat mengambil kebijakan atas apa yang menjadi kebutuhan kami,"pintanya. (*)
Dapatkan sekarang