AMBON,AT-Torehan prestasi yang dicetak oleh siswa SMA Negeri 4 Ambon dalam bidang sains, untuk tahun kedua kalinya di pertengahan tahun 2024 di Bangkok, Thailand. Mereka membawa pulang medali Silver, Gold dan Titanium, dalam kompetisi International Creativity and Innovation Award (ICIA) Kategori Innovation Challenge “Award", ( bagaimana solusi terhadap iklim.
Suatu penghargaan dan kebanggan tersendiri yang dirasakan oleh keluarga besar SMA Negeri 4 Ambon karena berhasil mengharumkan citra sekolah bahkan bangsa ini di ajang Internasional.
Kepada media ini, kepala sekolah SMAN 4 Ambon, Mezack Tentua, STh, M.Pdk, mengatakan, ini kedua kalinya di tahun 2024, siswanya menorehkan prestasi di bidang sains dalam kompetisi innovation challenge, bagaimana solusi terhadap iklim.
"Kompetisi innovation challenge, dilaksanakan oleh penelitian internasional asia tenggara. Persiapan siswa untuk ikut kompetisi ini, satu bulan lamanya," katanya diruang kerjanya, Kamis (6/2).
Menurutnya, hal ini sangat singkat. Dan tim yang diturunkan sekitar lima tim. Diantaranya, tim pendampingan (satu tim satu guru), tim khusus untuk bahasa inggris, dan beberapa tim lainnya.
"Sungguh luar biasa kemampuan dari para siswa ini. Mereka dapat menorehkan prestasinya untuk Indonesia khususnya di kota Ambon, Maluku. Dan saya tidak menyangka, mereka mendapat medali di kompetisi ini," tuturnya.
Dijelaskan, persiapan yang dilakukan di awali sidengan memberikan pengetahuan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara yang ada di Indonesia, melalui aplikasi zoom. Dimana, pembekalan yang dilakukan itu, yakni, tentang mitologi penelitian. Kemudian dipersiapkan dengan proses-proses penyiapan, ide penelitian hingga pembahasan tentang sistematika penulisan ilmiah.
"Puji Tuhan, mereka hanya beberapa kali mengikuti. Setelahnya, mereka presentasi di depan pembimbing dan saya sebagai ketua pembimbing. Proses ini, hanya memakan waktu satu bulan saja, tidak lama," ungkapnya.
Lebih lanjut, dikatakan, di tahun 2025 ini, proses pembekalan lebih lama. Sudah mulai dari awal Januari lalu.
"Karena, di tahun 2025 ini, akan saya ikutkan lagi di Vietnam. Kali ini, pihaknya mempersiapkan empat tim," kuncinya.
Diketahui, prosesnya melalui presentasi yang direkam dan hasil video tersebut, dikirim ke tim kompetisi innovation challenge. Dan, ketika lolos, mereka dipanggil melalui email. Dan diberikan waktu persiapkan diri untuk ke sana. (Leo)
Dapatkan sekarang