AMBON,AT-Maluku akhirnya menggondol dua medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.
Kali ini, emas datang dari cabang olahraga Shorinji Kempo, lewat aksi Marfhines Rumauru Saamena di Kelas 70 kg Randori dan Mira Nayo Haikutty yang bermain di Kelas 50 kg Randori.
Pada final yang berlangsung di GOR Kalimutu, Kudus, Senin (20/10), Marfhines tampil gemilang setelah menundukkan lawan dari Nusa Tenggara Timur (NTT), sedangkan Mira berhasil meredam lawan dari Jogjakarta.
Kemenangan ini sekaligus menambah pundi-pundi medali untuk kontingen Maluku di ajang PON Beladiri tahun ini. Sebelumnya, dua medali perunggu sudah diraih oleh Arwin dan Eka di cabor silat.
Albert Fenanlampir, Komandan Pengendali PON Beladiri mengungkapkan, rasa haru dan bangga usai atlet kempo berhasil meraih dua medali emas di ajang berskala nasional ini.
"Dari awal, kami tidak mematok target medali di ajang ini. Namun, kenyataannya diluar perkiraan kami, hasil ini harus diapresiasi, " ungkap Fenanlampir kepada Ambon Ekspres via telepon, Senin (20/10) malam.
Mantan Sekum KONI Maluku ini juga menyampaikan, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih dan semua pihak yang telah mendukung setiap proses yang mereka lakoni.
“Perjuangan yang sangat luar biasa, " katanya.
Di balik pencapaian itu, Fenanlampir juga menilai bahwa, perjuangan keras para atlet yang berlatih sungguh-sungguh sehingga hasilnya juga maksimal.
"Walau persiapan menuju ajang ini jadwal latihannya cukup singkat, tapi hasilnya sangat luar biasa, " tuturnya.
Fenanlampir berharap doa dan dukungan dari seluruh warga Maluku bisa semakin kuat agar pundi-pundi medali bisa bertambah.
“Kalau dibilang puas, ya puas. Karena berhasil meraih dua medali emas dan jumlahnya bisa bertambah dari cabor wushu dan karate yang akan bertarung beberapa hari kedepan, " pungkasnya. (Cal)
Dapatkan sekarang