NAMROLE,AT-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buru Selatan, Dominggus Seleky mengatakan, ketersediaan kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) masyarakat jelang pelaksanaan Bulan Suci Ramadan yang akan berlangsung 10 Maret 2024 mendatang stoknya aman dan tersedia dalam jumlah yang cukup.
“Untuk stok kebutuhan pokok masyarakat jelang Ramadan, saya kira tidak ada masalah. Semuanya tersedia dalam jumlah yang cukup dan aman,”ujar Seleky saat di konfirmasi Ambon Ekspres Senin (26/2).
Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tersebut, Seleky mengaku dalam waktu dekat akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan semua stok kebutuhan masyarakat termasuk masalah harga.
"Langkah ini dilakukan untuk mengantsipasi bila ada kebutuhan masyarakat yang harganya melambung dari harga enceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah, " ucapnya.
Selain itu, lanjut dia, tim yang di turunkan ke lapangan juga untuk memastikan semua kebutuhan masyarakat aman dan tersedia jelang momentum-momentum keagamanan terutama bulan puasa yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
"Saya akan turunkan tim untuk melakukan pengecekan di lapangan. Karena dari data lapangan, kita bisa mengambil langkah- langkah yang diperlukan ,” janjinya.
Seleky mengaku, lancarnya transportasi dari dan ke Buru Selatan, sangat berpengaruh dalam mendukung stok kebutuhan pokok masyarakat di Kota Namrole. Selain itu, kondisi cuaca yang mendukung beberapa waktu belakangan ini juga ikut membantu dalam mendistribusi berbagai kebutuhan masyarakat baik itu dari Kota Ambon
“Saat ini kondisi cuaca sangat bersahabat sehingga tranportasi baik laut, darat dalam menunjang distribusi kebutuhan masyarakat terutama Sembako juga berjalan dengan lancar,” sebutnya.
Mantan kepala Bidang Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini berjanji, akan memantau terus ketersedian kebutuhan pokok masyarakat menjelang pelaksanaan bulan puasa maupun jelang perayaan Idul Fitri nanti.
“Karena ini momentum dimana terjadi peningkatan pembelian kebutuhan pokok masyarakat sehingga perlu antisipasi ketersediaanya, untuk masyarakat yang ada di kabupaten dengan julukan Lolik Lalen Fedak Fena ini,” pungkasnya.(Edy)
Dapatkan sekarang