Seleksi PPPK Kabupaten Bursel Ditunda, Ini Penyebabnya
Dullah Tualeka, Kepala BKPSDM Bursel. --Edy/AT.
FaizalLestaluhu
08 Nov 2023 07:58 WIT

Seleksi PPPK Kabupaten Bursel Ditunda, Ini Penyebabnya

NAMROLE,AT-Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buru Selatan, Dullah Tualeka mengatakan,  pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang direncakan berlangsung 8 November 2023 belum bisa dilakukan. Hal ini di karenakan belum ada jadwal yang dikirim oleh panitia seleksi tingkat pusat di Jakarta.

"Memang sesuai rencana awal, pelaksanaan seleksi akan berlangsung 8 November. Namun sampai sekarang jadwal belum diturunkan oleh panitia Pusat. Olehnya itu pelaksanaanya belum bisa di lakukan," ujar Tualeka saat di konfirmasi media ini, Selasa (7/11) kemarin. 

Orang nomor satu di BKPSDM Buru Selatan ini mengatakan, jadwal seleksi tenaga PPPK untuk Bursel akan disampaikan jika sudah ada jadwal dari panitia Pusat.

"Kalau jadwalnya sudah keluar dari Pusat otomatis kita akan sampaikan sehingga bisa diketahui oleh semua pelamar yang telah mendaftar dan telah dinyatakan lulus seleksi administrasi," janjinya. 

Sebelumnya diberitakan,.pelaksanaan seleksi untuk pelamar Pegawai Pemeirntah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Buru Selatan akan dilakukan di Kota  Ambon. Penyebabnya karena sarana dan prasarana (Sapras) pendukung  untuk melaksanakan seleksi dengan sistem Computer Assement Test (CAT) tidak tersedia di Pemkab  Buru Selatan. 

“Untuk pelaksanaan  seleksi  tenaga PPPK Kabupaten Buru Selatan tidak bisa dilakukan di Namrole karena sarana Sapras CAT tidak ada.  Kita akan lakukan itu di Kota Ambon,” beber Tualeka. 

Tualeka menegaskan, pelaksanaan seleksi test pegawai jalur PPPK  di Kota Ambon, bukan untuk pertama kalinya dilakukan, tetapi Tahun 2022 lalu,  juga di lakukan di Kota  Ambon.

“Kali ini untuk kedua kalinya kita lakukan seleksi di Kota Ambon. Seleksi tahun lalu juga di Ambon, karena kita terkendala dengan sarana prasarana CAT,” akuinya.

Pelaksanaan seleksi sendiri, sebut Tualeka, akan berlangsung selama sepekan dan dimulai 8 November 2023 mendatang.  Olehnya, itu  kepala pelamar atau pencari kerja yang  namanya telah dinyatakan lulus seleksi, untuk dapat memperhatikan  waktu pelaksanaan seleksi.  

“Seleksi itu akan berlangsung 8 November dan itu berlangsung selama satu minggu. Peserta seleksi akan mengikuti tes sesuai dengan jadwal  lyang disampaikan lewat pengumunan nanti,” jelas Tualeka.

Ditanya soal berapa  pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, mantan Sekertaris Badan Pendapatan Daerah  Kabupaten Buru Selatan ini mengaku, ada 1820 orang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dari jumlah yang  mendaftar sebanyak 2166 pelamar.  Sebanyak  233 orang yang tidak lulus verifikasi anmintrtasi.

“Dari jumlah 1820 yang lulus seleksi admintrasi itu,  sebanyak  447 orang merupakan pelamar untuk tenaga  guru, 641 orang pelamar untuk tenaga   kesehatan, dan  702 pelamar tenaga teknis,” rincinya.

Ribuan pelamar in,i kata  Tualeka, akan merebut 1089 formasi yang disediakanKementrian Pendayagunan Aparatur Negara  Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) kepada Pemerintah kabupaten Buru Selatan.
“Dari jumlah ini kuota  untuk tenaga guru sebanyak 246 orang,  tenaga kesehatan 706 orang dan tenaga 137 teknis 137 orang,” tutup Tualeka. (SE)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai