Sekda Layak Jadi Pj Gubernur Maluku
Sadali le, Sekda Provinsi Maluku.
FaizalLestaluhu
20 Nov 2023 11:37 WIT

Sekda Layak Jadi Pj Gubernur Maluku

AMBON,AT-Panitia Penjaringan (Panja) bentukan DPRD membuka pendaftaran calon Penjabat Gubernur Maluku, mulai Senin (20/11) hari ini, hingga Rabu, 22 November 2023. Sejumlah figur digadang-gadang akan diusulkan sebagai penjabat.

Informasi yang dihimpun media ini dari beberapa sumber di DPRD Maluku menyebutkan, sejauh ini sudah ada tiga nama yang digadang-gadang masuk daftar calon penjabat gubernur. Mereka adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Sadali Ie, 

Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Mayor Jenderal (TNI) Dominggus Pakel, dan eks Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVI/Pattimura, Letnan Jenderal (Letjen)  TNI, Richard Taruli Horja Tampubulon.

Selain tiga figur tersebut, nama  Wakil Direktur Utama Pelindo, Hambra Samal, dan mantan Sekda Maluku Kasrul Selang juga disebut-disebut bakal diusulkan jadi Penjabat Gubernur Maluku. Lantas, siapa yang paling berpeluang?

Direktur Maluku Political Institut, Wahada Mony mengatakan, Pj. Gubernur yang diusulkan nanti harus memenuhi kriteria yang tepat serta mempertimbangkan kompetensi figur birokrat yang mumpuni. Selain itu, harus mengutamakan tokoh dari Maluku yang tahu problem krusial soal pembangunan Maluku.

Pemerintah daerah maupun legislatif, lanjut Wahda, harus benar-benar mengantongi nama calon Penjabat Gubernur pengganti Murad Ismail yang layak secara administratif serta kompeten dalam pengambil kebijakan publik. Meski pemerintah pusat memiliki hak prerogatif untuk menetapkan calon Pj Gubernur, namun Pemda juga didorong memperkuat pengusulan nama dengan memilih figur  daerah yang layak dan teruji.

Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut, Wahada memprediksi, Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Sadali Ie sangat berpeluang diusulkan dan ditetapkan sebagai Penjabat Guberur Maluku selama satu tahun ke depan. Sadali memiliki keunggulan yang tak dimiliki beberapa figur lainnya.

"Hemat saya,  Pak Sadali Ie yang notabene Sekda Maluku sangat layak menjabat Pj Gubernur Maluku.  Dari aspek birokrasi sangat mumpuni, kemudian tahu persis permasalahan Maluku, sehingga ia lebih cocok dan layak menjadi Pj. Gubernur Maluku," tutur Wahada, Minggu (19/11).

Selain kapasitas dan pengalaman yang mempuni, menurut Wahada, Sadali juga memiliki "jaringan poilitik" yang kuat di pusat. Berbagai jabatan yang diemban, termasuk Sekda saat ini membuktikan hal tersebut. 

"Setiap elit maupun pejabat birokrasi sekalipun,  jika karier birokrasinya baik, gb berarti punya dukungan pusat dan daerah juga baik. Pak S.adali pasti punya networking pusat. Hinga jabatan tertinggi Sekda yang diduduki saat ini,  sudah jelas mengkonfirmasi jaringan pusat itu ada.  Sehinga bisa saja ia disiapkan sebagai calon pengganti Murad Ismail dan Barnabas Orno kelak," paparnya.

Di sisi lain, Sadali yang merupakan mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku, juga masih berhubungan baik dengan gubernur Murad Ismail.

"Pak Sadali Ie punya kans besar diusulkan dan diperjuangkan oleh Pak Murad. Bahwasannya,  Pak Sekda adalah orang dekat MI (Murad Ismail) dalam satu pemerintahan Maluku, sangat memungkinkan Murad memunculkan nama Sadali masuk nominasi Calon Pj. Gubernur mendatang," jelas Wahada.

Lanjut Wahada, Sadali juga dipercaya dapat mengamankan kepentingan politik Murad pada Pileg dan Pilkada 2024.

"MI pasti mencari titik aman paska meningalkan jabatan gubernur. Kepentingan Pj. Gubernur merupakan kunci terakhir, untuk mengamankan kepentingan politik MI. Yang pasti, perjuangan MI dalam memperjuangkan Pj.  Gubernur sangat berkorelasi dengan kepentingan politik baik di pileg hingga pilgub Maluku yang akan datang," demikian Wada.(TAB) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai