AMBON,AT-Dalam rangka peningkatan profesional manajemen olahraga dan kapasitas organisasi olahraga, Pengurus Provinsi (Pengprov) Kick Boxing Indonesia (KBI) Maluku lebih fokus untuk meningkatkan SDM pelatih wushu. Selain itu, perekrutan atlet usia muda mulai dilakukan.
Ketua Umum KBI Maluku, Albert Fenanlampir memiliki dua fokus dalam meningkatkan prestasi kick boxing di Bumi Seribu Pulau.
“Selain peningkatan mutu pelatih, kami sudah merekrut atlet muda potensial yang bisa menjadi kebanggaan bagi Maluku di ajang nasional nanti.Itu konsentrasi besar kami di tahun ini,” ungkap Albert saat berbincang-bincang dengan media ini, Senin (5/6).
Sejak menjabat ketua umum, Albert memiliki peran besar membawa prestasi kick boxing Maluku berprestasi di tingkat nasional.
“Kami yakin sungguh, dengan program yang baik ditambah proses pembinaan yang rutin, maka cabor ini akan menjadi salah satu cabor unggulan Maluku,” terang dia.
Menurutnya, peningkatan SDM diharapkan bisa meningkatkan rasa percaya diri para pelatih untuk terus melahirkan atlet-atlet muda yang memiliki potensi luar biasa.
“Dengan program ini, para pelatih (kick boxing) akan percaya diri dan akan mampu menelorkan atlet potensial yang pada saatnya nanti bisa memberikan prestasi untuk Maluku,” ujarnya.
Dijelaskan, para pelatih harus mampu membangun mental atlet, apabila pelatih memberikan menu latihan dengan baik, maka wushu Maluku nantinya akan punya banyak atlet andal.
“Para pelatih nantinya akan menjadi motivator bagi atlet-atlet yang baru kami rekrut,” jelasnya.
Lebih jauh dikatakan, fokus kepada pembangunan SDM salah satunya pelatihan kepada pelatih dan kami berharap kedepannya KONI Maluku bisa membantu fasilitas sarana dan prasarana olahraga yang dibutuhkan, mengingat selama ini banyak cabor terbentur karena minimnya fasilitas sarana.
“Pelatih-pelatih di Maluku cukup bisa bersaing dengan kualitas yang dimiliki, namun sering gagal karena banyak faktor. Disamping itu permasalahan yang banyak dialami cabangcabang olahraga di daerah ini karena terbentur fasilitas sarana olahraga, untuk itu kami minta bantuan dari pihak terkait untuk melihat persoalan ini,” pintanya.
Mantan Sekum KONI Maluku ini mengatakan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih dan perekrutan atlet muda bertujuan untuk menghadapi event-event wushu di waktu yang akan datang.
“Dari evaluasi yang kita lakukan setelah pelaksanaan paparan program latihan dan pelatihan pelatih tahun kemarin, mereka belum memahami pembuatan program secara detail dan mengutamakan sport science. Semoga apa yang akan kita lakukan di tahun 2023 ini bisa berjalan sesuai dengan skenario,” kunci Albert.(CAL)
Dapatkan sekarang