Saptenno Didorong Jadi Pj Gubernur Maluku
Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum (kiri) , Rektor Unpatti saat bersama Presiden RI, Joko Widodo. --Istimewa.
FaizalLestaluhu
01 Nov 2023 08:08 WIT

Saptenno Didorong Jadi Pj Gubernur Maluku

AMBON,AT-Akhir Masa Jabatan (AMJ) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail-Barnabas Orno, akan segera berakhir pada 31 Desember 2023 mendatang. Sejumlah rektor bergelar guru besar didorong jadi calon penjabat gubernur.

Pengusulan nama-nama Pj Gubernur Maluku juga, bakal dilakukan pada akhir November 2023. DPRD Provinsi diharapkan bisa melakukan penjaringan guna mengusullan nama penjabat yang bisa menjaga netralitas Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.

Akademisi asal Universitas Terbuka Pusat, Dr (Can) Sostones Sisinaru, kepada medi ini, kemarin mengatakan, netralitas Pilgub Maluku tergantung siapa Pj Gubernur yang ditunjuk.

“Dari semua lembaga-lembaga negara baik yudikatif, eksekutif, legislatif hingga politisi, kalau menurut saya lebih baik menjabat sebagai Pj Gubernur Maluku adalah seorang akademisi,”jelasnya. 

Dikatakan, akademisi dianggap pas sebagai sosok yang pantas menjadi Pj Gubernur, sebab netralitasnya sudah teruji.

“Akademisi ini punya netralitas pasti tidak diragukan,”ujarnya.

Menurut dosen di Universitas Pattimura (Unpatti) dan Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) itu, penjabat kepala daerah dari kalangan eksekutif, legislatif maupun yudikatif cenderung memihak jika calon kepala daerah, dalam ini gubernur, juga berasal dari latar belakang yang sama.

""Di sisi lain, rektor Perguruan Tinggi (PT) punya kapasitas dan dijamin netral saat ditunjuk sebagai penjabat gubernur, " katanya. 

Sisinaru pun mencontohkan, seperti Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa yang sempat diusulkan jadi Pj gubernur Sulawesi Selatan pada Juli 2023 lalu.

"Meski Mendagri akhirnya menunjuk Bahtiar Bahrudin sebagai Pj Gubernur Sulsel, tapi paling tidak usulan sudah disampaikan ke Mendagri, " ulasnya. 

Di Maluku, lanjut Ketua Alumni Wilayah Maluku dan Maluku Utara Fakultas Hukum Universitas Atmajaya Yogakarta ini, Rektor Unpatti Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon   Prof. Dr. Zainal Abidin Rahawarin, M.Si, dan Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAIN) Ambon Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, MA, berpotensi diusulkan jadi kandidat Pj gubernur Maluku. Dari sisi persyaratan, ketiga rektor ini sudah memenuhi karena telah eselon I.

“Karena kalau mau bicara eselon, berarti yang bisa ditunjuk menjabat Pj Gubernur harus eselon I. Dan di Kota Ambon eselon I dari akademisi itu ada Rektor Unpatti, IAIN dan IAKN,” paparnya.

Selain itu, kata dia, mereka bertiga juga merupakan keterwakilan dua kementerian di daerah, yakni rektor IAKN dan IAIN perwakilan eselon I dari Kementerian Agama (Kemeng, dan Rektor Unpatti merupakan perwakilan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudrisrek). 

“Kalau menurut saya secara pribadi, Rektor Unpatti Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH., M.Hum sangat layak, sebab dia sudah lulus Lemhanas RI, dia Profesor Tata Negara/Hukum Administrasi Negara. Kemudian momentum ini sangat tepat karena dia akan mengakhiri masa jabatan sebagai rektor dua periode,” kuncinya. (Nal) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai