NAMROLE,AT-Pelaksanaan seleksi untuk pelamar Pegawai Pemeirntah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Buru Selatan akan dilakukan di Kota Ambon. Penyebabnya karena sarana dan prasarana (Sapras) pendukung untuk melaksanakan seleksi dengan sistem Computer Assement Test (CAT) tidak tersedia di Pemkab Buru Selatan.
“Untuk pelaksanaan seleksi tenaga PPPK Kabupaten Buru Selatan tidak bisa dilakukan di Namrole karena sarana Sapras CAT tidak ada. Kita akan lakukan itu di Kota Ambon,” beber Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Mansuaia (BKPSDM) Kabupaten Buru Selatan, Dullah Tualeka kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (24/10) .
Tualeka menegaskan, pelaksanaan seleksi test pegawai jalur PPPK di Kota Ambon, bukan untuk pertama kalinya dilakukan, tetapi Tahun 2022 lalu, juga di lakukan di Kota Ambon.
“Kali ini untuk kedua kalinya kita lakukan seleksi di Kota Ambon. Seleksi tahun lalu juga di Ambon, karena kita terkendala dengan sarana prasarana CAT,” akuinya.
Pelaksanaan seleksi sendiri, sebut Tualeka, akan berlangsung selama sepekan dan dimulai 8 November 2023 mendatang. Olehnya, itu kepala pelamar atau pencari kerja yang namanya telah dinyatakan lulus seleksi, untuk dapat memperhatikan waktu pelaksanaan seleksi.
“Seleksi itu akan berlangsung 8 November dan itu berlangsung selama satu minggu. Peserta seleksi akan mengikuti tes sesuai dengan jadwal yang disampaikan lewat pengumunan nanti,” jelas Tualeka.
Ditanya soal berapa pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, mantan Sekertaris Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Buru Selatan ini mengaku, ada 1820 orang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dari jumlah yang mendaftar sebanyak 2166 pelamar. Sebanyak 233 orang yang tidak lulus verifikasi anmintrtasi.
“Dari jumlah 1820 yang lulus seleksi admintrasi itu, sebanyak 447 orang merupakan pelamar untuk tenaga guru, 641 orang pelamar untuk tenaga kesehatan, dan 702 pelamar tenaga teknis,” rincinya.
Ribuan pelamar in,i kata Tualeka, akan merebut 1089 formasi yang disediakanKementrian Pendayagunan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) kepada Pemerintah kabupaten Buru Selatan.
“Dari jumlah ini kuota untuk tenaga guru sebanyak 246 orang, tenaga kesehatan 706 orang dan tenaga 137 teknis 137 orang,” tutup Tualeka. (SE)
Dapatkan sekarang