Sangadji Buka O2SN Tingkat Provinsi Maluku
FaizalLestaluhu
02 Aug 2023 17:00 WIT

Sangadji Buka O2SN Tingkat Provinsi Maluku

AMBON,AT-Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Dr. Ir. Insum Sangdji M. Si membuka seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) bertempat di halaman kantor tersebut, Rabu (2/8).

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMK tingkat Provinsi  Maluku  Tahun 2023 ini  diikuti sekitar 29 pelajar SMK utusan atlet pelajar terbaik di Kab/Kota yang akan berlomba pada empat cabang olahraga, yaitu atletik, karate, pencak silat dan renang putra dan putri.

Dalam sambutannya, Sangadji mengatakan, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku memberikan apresiasi luar biasa kepada seluruh peserta sebagai utusan SMK terbaik kab/kota untuk berlomba dan bertanding pada ajang O2SN yang berlangsung 2-3 Juli 2023.

Selama kegiatan berlangsung ujar Sangadji, peserta mudah-mudahan dalam kondisi sehat serta dapat mengikutinya dengan penuh sportifitas.

"Semua peserta harus mematuhi aturan yang berlaku dalam O2SN ini karena kita mencari yang terbaik utusan SMK kab/kota untuk dikirim mewakili Provins Maluku ke tingkat nasional," ucapnya. 

Pada kesempatan itu, Sangadji isamping juga memberikan aspirasi yang luar biasa kepada dewan juri perlombaan/wasit, dimana dalam kegiatan O2SN SMK ini kita butuh peserta yang akan naik pentas di tingkat nasional.

"Olehnya itu, diharapkan kepada dewan juri/wasit memberikan penilaian yang benar-benar pantas, bahwa peserta ini betul-betul pantas yang terbaik utusan kab/kota dan terbaik nantinya mewakili Maluku di pentas nasional, " harap dia. 

Disela-sela pembukaan itu, Sangadji juga menegaskan, peserta jangan hanya menjadi pengembira, tapi harus menjadi pemenang. Penegasan itu, untuk memotifasi peserta dan juga pihak yang berkaitan.

"Kenapa saya katakan seperti itu, karena dari pengalaman selama ini hanya mengikuti turnamen saja tapi tidak pernah juara. Itu artinya, mereka hanya menjadi pengembira.  Saya tidak mau hal ini terulang lagi, makanya saya katakan anak-anak ini harus betul-betul bisa berprestasi," tegas Sangadji.

Lebih jauh dikatakan, olahraga membutuhkan kerja sama. Dikarenakan, sangat minim ada kerja sama dengan baik dari semuah pihak.

"Tapi kalau hanya individu, saya rasa bisa dan itu butuh pelatihan dan perhatian dari pihak-pihak terkait. Misalkan dari OSIS di sekolah-sekolah, dan tahun ini mudah-mudahan sudah bisa ada perubahan.Kalau tidak saya akan bicarakan lagi dengan bidang SMK. Selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas, " pungkasnya. (CAL) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai