Sandiaga Tak Dipilih Jadi Cawapres, Begini Respon PPP Maluku
Azis Hentihu, Ketua DPW PPP Maluku. ---Istimewa.
FaizalLestaluhu
20 Oct 2023 20:44 WIT

Sandiaga Tak Dipilih Jadi Cawapres, Begini Respon PPP Maluku

Hentihu : Kami Siap Menangkan 

AMBON,AT-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku menghormati sikap Ketua Umum PDIP-Perjuangan Megawati Soekarno Putri dan partai koalisi lainnya yang memilih Ganjar Pranowo berpasangan dengan Mahfud MD sebagai bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden RI pada Pilpres 2024 mendatang, bukan Sandiaga Uno.

Sandiaga Salahuddin Uno merupakan kader PPP, sebelumnya  Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu dikabarkan bakal dilirik Ganjar untuk berpasangan sebagai Calon Wakil Presiden. Namun PDIP bersama partai koalisi lebih memilih Mahfud MD yang saat ini menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Maluku Azis Hentihu mengatakan, sejak awal dilaksanakannya rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DPP PPP dan seluruh pimpinan wilayah di Sleman, Jogjakarta beberapa waktu lalu menghasilkan keputusan dukungan ke Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden, dan PPP tetap bersama membangun koalisi dengan PDIP.

Rapimnas tersebut, juga mengusulkan Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil presiden, namun kemudian dinamika di Rapimnas itu, PPP tetap konsisten koalisi dengan PDIP meski tanpa Sandiaga Uno ditetapkan sebagai Cawapres.

Atas hasil kesepakatan itu, katanya, sehingga lahir keputusan partai koalisi mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD, bukan Sandiaga Uno tentu tidak menganggu soliditas dan konsistensi DPP PPP dan jajaran dalam upaya kerja pemenangan bersama PDIP dan partai koalisi lainnya.

"Bagi kita, tidak ada masalah, dari awal sudah disampaikan di Rapimnas seperti itu. Bila upaya melobi ke PDIP dilakukan, tetapi kalaupun Pak Sandiaga tidak dipasangkan, maka tidak menganggu bentuk dan dukungan koalisi kita. Kalaupun ada kekecewaan dari simpatisan kita kenapa tidak pak Sandi, ya saya kira itu biasa, karena ada suasana kebatinan, tetapi sejak awal memang kita sudah siap kalau pak Sandi tidak dipasangkan sebagai Cawapres tidak akan menganggu dukungan kita ke Pak Ganjar dan tetapi berkoalisi dengan PDIP," jelas Azis kepada media ini di Ambon, kemarin. 

Dikatakan, sehari sebelum keputusan partai koalisi dilevel nasional menetapkan Cawapres, PPP Maluku bersama partai koalisi lainnya telah menggagas pembentukan tim pemenangan Ganjar Pranowo yang di ketuai Benhur Watubun selaku ketua DPD PDIP dan ia sendiri sebagai Sekretaris tim pemenang dari DPW PPP Maluku. 

"Pembentukan tim pemenangan Ganjar di Maluku dilakukan sehari sebelum penetapan Mahfud MD sebagai Cawapres dampingi Ganjar. Ini menunjukkan bahwa tanpa Sandiaga Uno yang ditetapkan pun PPP tetap solid dengan PDIP," jelasnya.

Orang nomor satu di PPP Maluku itu menyebutkan, sebagai kader harus menghormati keputusan partai koalisi ditingkat pusat.

"PPP Maluku secara berjanjang harus memberikan pemahaman kepada simpatisan partai berlambang Ka'bah itu, agar tidak merasa kecewa berlebihan disebabkan Sandiaga Uno tidak ditetapkan sebagai Cawapres. Ini dilakukan sebagai upaya untuk menguatkan kerja pemenangan pasangan Ganjar-Mahfud, " tutur dia. 

Bahkan, lanjut dia, saat ini pertemuan DPP PPP dengan pimpinan wilayah semua daerah sedang dilakukan di Jakarta, sejak tanggal 19-21 Oktober 2023, membahas penguatan konsolidasi dan mensolidkan semua langkah pemenangan politik, yang kaitannya dengan pemilihan Presiden dan Pemilu legislatif 2024

"Jadi sifatnya wajib PPP Maluku menghormati keputusan level koalisi tingkat pusat. Teman-teman di level DPC, PAC hingga ranting sedang menjelaskan
terkait peta nasional kepada simpatisan PPP ditingkat bawah, dan saat ini sedang dilakukan itu. Namun diketahui tidak terlalu signifikan, dan tidak menganggu kerja pemenangan, ketika Sandiaga Uno tidak ditetapkan sebagai Cawapres berpasangan dengan Ganjar Pranowo. Prinsipnya PPP Maluku siap menangkan Ganjar-Mahfud," tegas Hentihu.

Sementara itu, Ketua bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPW PPP Maluku, Syarifuddin Littiloly menambahkan, kader PPP Maluku tetap solid, karena Sandiaga Uno tidak berambisi untuk harus dipilih sebagai Cawapres, apalagi dengan posisinya saat ini sebagai ketua Bappilu PPP Se-Indonesia tentu memiliki tugas dan tanggungjawab yang besar.

"Pasangan Ganjar-Mahfud sangat tepat meski bukan Sandiaga Uno, karena Mahfud juga bukan orang lain dari PPP. Itu sebabnya, barisan PPP Maluku harus bekerja untuk menangkan pasangan tersebut, " jelasnya. 

Meski begitu, katanya, tugas utama PPP Maluku adalah konsolidasi kemenangan Pileg. Namun tidak mengesampingkan kemenangan Pilpres menjadi penting.

"DNA Pak Mahfud itu PPP, sehingga kita tidak bisa kecewa ketika pak Sandiaga tidak terpilih. Ini dibuktikan ketika pada saat penetapan Cawapres beliau hadir menggunakan baju berwarna hijau, itu menandakan bahwa beliau menunjukkan jati dirinya lahir dari PPP," bebernya.

Dikutip dari JawaPos.com Rabu 18 Oktober 2023, Koalisi partai politik pendukung bakal capres Ganjar Pranowo akhirnya mendeklarasikan Mahfud MD sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres). Pengumuman nama Mahfud disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta, kemarin. 

”Calon wakil presiden yang dipilih oleh PDIP, yang akan mendampingi Bapak Ganjar, adalah Bapak Prof Dr Mahfud MD,” ucap Megawati.

Dalam pengumuman cawapres kemarin, hadir para ketua umum partai pengusung. Ada Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), dan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Dua anak Megawati yang juga menjabat ketua DPP PDIP, Prananda Prabowo dan Puan Maharani, turut hadir. Ada pula Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden Arsjad Rasjid bersama Wakil Ketua TPN Andika Perkasa, Benny Rhamdani, dan pejabat lainnya. 

Megawati mengatakan, dirinya sudah lama mengenal Mahfud. Dia tahu betul cara dan jalan pikiran Mahfud. Menurut Megawati, tokoh asal Madura tersebut adalah sosok intelektual yang mumpuni. ”Karena saya perhatikan pengetahuan beliau sangat cocok, sangat penuh dengan pengalaman dan pengetahuan. Sosok dengan pengalaman lengkap di lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif,” terangnya.

Mahfud juga dikenal sebagai pendekar hukum dan pembela wong cilik. Megawati mengatakan, jika muncul masalah hukum, semuanya tidak boleh diam. Jika semua orang diam, lalu untuk apa aturan hukum dibuat? ”Ayo Pak, kita ngomong. Dulu saya rasanya sepi sendiri. Sekarang ada Pak Mahfud nih. Belain saya ya,” kata Megawati.

Mahfud juga dikenal sebagai sosok yang tampil apa adanya, jujur, bernyali, dan komitmen ideologinya tidak diragukan lagi. Megawati menegaskan bahwa Mahfud bisa menjadi wasit yang baik di tengah persaingan politik dan bisnis yang sering kali dirasakan tidak adil. Mahfud akan menyuburkan demokrasi di negeri ini dan menjadi sahabat rakyat sejati.

Megawati menugaskan Mahfud untuk melakukan reformasi sistem hukum nasional agar tampil wajah keadilan sejati. Sudah lama rakyat menunggu keadilan ini. ”Karena itulah, kepada seluruh rakyat Indonesia, kami mohon doa restunya. Mudah-mudahan rakyat ikut menjadikan beliau berdua sebagai pemimpin di waktu mendatang,” ungkapnya.

Ganjar mengatakan, dirinya dan Mahfud akan berjuang bersama rakyat sebagai pasangan capres-cawapres. Pihaknya akan menunaikan amanah yang telah diberikan dengan penuh rasa tanggung jawab. Dia ingin bekerja tulus dan sepenuh hati untuk seluruh rakyat Indonesia. Menurut Ganjar, pihaknya ingin bergerak cepat sebagaimana yang diinginkan rakyat. Bukan hanya untuk maju bersama, tetapi untuk mewujudkan Indonesia unggul.(WP/**)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai