Salampessy: Mari Lawan Paham yang Memecah Bela Bangsa
Djalaluddin Salampessy
Admin
11 Nov 2022 17:20 WIT

Salampessy: Mari Lawan Paham yang Memecah Bela Bangsa

AMBON, AT.--Penjabat Bupati Buru Djalaluddin Salampessy mengatakan, tantangan pembangunan semakin kompleks. Tak hanya ancaman ideologi yang memecah belah bangsa, tapi juga pemanasan global yang menyebabkan berbagi bencana alam.

Olehnya itu, Salampessy mengingkatkan pentingnya penyiapan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadapi ancaman dan tantangan global.

"Saat ini kita berada dalam perjuangan besar menaklukan ancaman dan tantangan yang nyata berada di hadapan kita, pemanasan global yang memicu beragam bencana alam serta kelangkaan pangan, energi dan air bersih. Maka harus dipersiapkan mental dan upaya antisipasi dengan sebaik-baiknya,”kata dia saat memimpin upacara memeringati Hari Pahlawan Nasional di Lapangan upacara kantor Bupati Buru di Namlea, Kamis (10/11).

Salampessy juga mengingatkan, peringatan hari pahlawan ini tidak dipandang sebagai serimonial semata. Tapi, harus dijadikan sebagai pembelajaran positif terhadap perjuangan para pahlawan yang dengan gagah berani, rela berjuang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

"Hari Pahlawan setiap tahun kita peringati sebagai bahan renungan bagi kita semua. Jadikan sebagai pendorong semangat dan belajar dari perjuangan para pahlawan demi kemakmuran anak cucu bangsa ini,”ungkapnya.

Menurut dia, perjuangan para pahlawan harus diteruskan oleh generasi sekarang dan mendatang. Apalagi, menghadapi ancaman global seperti resisi ekonomi dunia, krisis ikim, dan idelogi ransnasional.

"Kita mempunyai semua modal dasar. Marilah kita bergerak dan maju bersama dengan tekad untuk menang. Untuk itu, kita harus mengembangkan kearifan lokal yang berpotensi sebagai solusi pemenuhan kebutuhan pangan dan memperkuat sumber daya pangan yang diharapkan dapat menopang kebutuhan generasi sekarang dan akan datang,”papar mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Maluku, itu.

Selain itu, kata Salampessy, para pahlawan telah mengajarkan, kalau semangat bangkit mulai ditingkatkan dari pemenuhan pengetahuan untuk mengelola kekayaan alam yang telah dimiliki bangsa ini.

"Dengan semangat pulih lebih cepat bangkit lebih kuat, semoga semangat ini menjadikan kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kepahlawanan. Mari kita lawan paham yang memecah belah bangsa ini,"tandasnya.

Upacara memeringati Hari Pahlawan 10 November 2022 ini dihadiri Aparatur Sipil Negara (ASN), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) dan tamu undangan lainnya. Upcara berjalan lancar hingga selesai. (ys)

 

 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai