Salampessy : Fandi Wael, Raja Sah Kaiely
Djalaludin Salampessy, Penjabat Bupati Kabupaten Buru---IST
FaizalLestaluhu
27 Mar 2023 10:35 WIT

Salampessy : Fandi Wael, Raja Sah Kaiely

 

 


NAMLEA, AT,Djalaludin Salampessy, Penjabat Bupati Buru, akhirnya angkat bicara terkait kisruh pelantikan Fandi Ashari Wael sebagai Raja Petuanan Kaiely. Kisruh ini sempat memantik aksi demonstrasi sejumlah warga, dan tokoh adat terkait terpilihnya Fandi.

 

Salampessy menegaskan, Fandi Ashari Wael, merupakan Raja (Jou) yang sah pada Petuanan Kaiely Kabupaten Buru. Pengakuan ini berdasar pada pelantikan dan pengukuhan raja beberapa waktu lalu dipimpin langsung oleh Bupati sendiri.

"Yang sudah dilantik itulah raja yang sah, pengukuhan ini pun dilaksanakan sesuai dengan musyawarah mufakat bersama masyarakat dan tokoh-tokoh adat," tegas Salampessy kepada awak media di Namlea, kemarin.

Pengukuhan itu, lanjut Salampessy, dilaksanakan secara resmi yang berlangsung di Baileo Adat di Desa Wapsalit, disaksikan para petua-petua adat dataran tinggi dan rendah soar Pitu-Soar Pa, bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta warga setempat.

Setelah pengukuhan Fandi, kata Salampessy, maka tidak ada lagi istilah Utara, Timur, Selatan dan Barat. Semua berada di Petuanan Kaiely, sehingga harus menerima kehadirannya.

"Kepada Jou (Raja) yang baru dikukuhkan agar memaksimalkan pengelolaan berbagai potensi yang ada di petuanan Kaiely, demi kesejahteraan kelangsungan banyak orang," pinta Salampessy.

Pengelolaan potensi alam di petuanan Kaiely, kata Salampessy, harus selalu di koordinasi dengan Pemerintah Daerah, demi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

"Mari bergandeng tangan untuk memajukan Kaiely," tutup Salampessy.

Diketahui, Pengangkatan dan pengukuhan Fandi Ashari Wael sebagai Raja Petuanan Kaiely, Desa Wapsait Kecamatan Lolongguba, Kabupaten Buru, mendapat kritikan keras dari sebagian tokoh adat dan tokoh masyarakat hingga melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Buru, Selasa lalu.

Dibawah koordinir Sami Latbual, mereka menyatakan, harusnya yang menjadi raja petuanan Kaiely ialah Jou Abdullah Wael bukan Fandi Ashari Wael. Mereka juga meminta Penjabat Bupati Djalaludin Salampessy untuk menindaklanjuti pengukuhan raja Kaiely dan mengambil langkah tegas untuk mengukuhkan Abdulah Wael sebagai raja yang sah. (YS)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai