Safitri Serahkan Sertifikat Proklim untuk Desa Masnana
Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa saat menyerahkan serifikat Proklim untuk desa Masnana Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan. Sertifikat ini diterima Sekertaris Desa Masnana Afrisal Warhangan, kemarin. --Edy/AT.
FaizalLestaluhu
14 Nov 2023 19:07 WIT

Safitri Serahkan Sertifikat Proklim untuk Desa Masnana

NAMROLE,AT-Bupati Buru Selatan Safitri Malik Soulisa menyerahkan  Sertifikat Program Kampung Iklim (Proklim) di Desa Masnana, Kecamatan Namrole. Penyerahan Sertifikat Proklim itu dipusatkan di Kantor Desa Masnana, kemarin.

Soulisa dalam  sambutannya saat penyerahan sertifikat tersebut mengatakan,  program kampung iklim (Proklim)  dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  pengendalia (KLHK)  tahun 2012.  Dan terus diperkuat sebagai program  strategi pengendalian  perubahan iklim.

“Proklim merupakan  program nasional yang  dikembangkan  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk meningkatkan keterlibatan semua pihak dalam penguatan  mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang  terintegrasi sehingga  dapat mendukung  target penurunan  emisi  gas rumah kaca  (GRK) nasional  dan meningkatkan  ketahanan masyarakat  terhadap dampak perubahan iklim,” ungkapnya.   

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kata Soulisa menargetkan, program kampung iklim  berjumlah 20.000  lokasi kampung iklim. Ada beberapa contoh  langkah adaptasi  dan mitigasi  perubahan iklim yaitu, aksi perubahan iklim  dalam mengatasi banjir yaitu dengan  meninggikan struktur dengan rumah  menampung air  hujan, melakukan  reboisasi  membuat bio pori membuat tanggul  dan sumur resapan.
Aksi  adaptasi perubahan iklim  dalam peningkatan ketahanan pangan , yaitu dengan memanafaatkan  lahan kosong, pekarangan  yang luas,  dapat diisi dengan  tanaman-tanaman  yang produktif,  dan  memiliki  lahan  pekarangan  yang sempit  menggunakan hidroponik.

”Ada juga  aksi  perubahan iklim dalam  pengelolaan sampah  limbah  padat  dan cair yaitu  dengan membuat pupuk  organic , arang  briket,  kerajinan tangan  eco enzyme, pakan ikan/pakan ternak  dan bio gas,” ujarnya.

Manfaat program kampung iklim sebut Soulisa meliputi, pertama meningkatnya   ketahanan masyarakat  dalama menghadapi  variabilitas iklim  dan dampak perubahan iklim. Kedua, terukurnya potensi  dan kontribusi pengurangan emisi  gas rumah kaca (GRK)  di suatu lokasi.Ketiga, tersedianya data kegiatan  adapatasi  dan mitigasi. Keempat,  tersosialisasinya  kesadaraan dana gaya  hidup rendah karbon. Kelima,   meningkatnya kemapuan masyarakat ditingkat lokal untuk  mengadopsi teknologi  rendah  karbon.

“Desa Masnana merupakan desa pertama  yang mengikuti  program kampung iklim  di Kabupaten Buru Selatan,” terangnya.  

Diharapkan, dalam tahun-tahun mendatang  program kampung iklim dapat diikuti oleh  desa-desa yang lain.

“Saya berharap  dengan kegiatan Proklim kita sama-sama turut berpartisipasi  aktif terhadap  mitigasui dan  adapatasi perubahan ilim  yang terintegrasi sehingga bisa mencapai lestari,” harapnya menutup pembicaraan. 

Turut hadir dalam kegiatan itu  Asisten I Sekda Kabupaten Buru Selatan Ruslan Makatita, pimpinan Organisasi Pernagkat Daearah (OPD), staf desa Masnana serta undangan lainnya. (SE)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai