AMBON,AT.--Wilayah kelurahan/desa kerap mengalami bencana alam. Perlu adanya penguatan kapasitas dan kerja sama multipihak untuk mencegah dan meminimalisir dampak bencana.
Mengingat pentingnya hal itu, setelah melakukan rekrutmen, Regional Management Consultant (RMC) Wilayah 3 bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Training of Trainer (TOT) fasilitasi penguatan ketangguhan masyarakat wilayah 3, di Hotel Aston Manado, Sulawesi Utara, 7-15 Agustus 2023.
Pelatihan ini difasilitasi oleh pakar mitigasi Eko Teguh Paripurno dan Sigit Purwanto dari Pusat Studi Manajemen Bencana (PSMB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta.
Koordinator Advokasi dan Komunikasi RMC Wilayah 3, Roffi Muhammad mengatakan, salah satu tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas desa terkait
ketangguhan bencana atau Pengurangan Risiko Bencana (PRB), selain pengetahuan tentang Desa Tangguh Bencana (DESTANA).
"Pelatihan ini juga diharapkan peserta mampu membangun kerja sama multipihak, mulai dari tingkat desa sampai tingkat kabupaten dan kota. Sehingga diharapkan dapat menyuarakan kepentingan masyarakat terkait isu bencana kepada para pengambil kebijakan,"kata Roffi.
Kegiatan TOT ini juga dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi, dan ditutup oleh Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo.
Peserta pelatihan berasal dari empat provinsi regional wilayah 3 yaitu, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. Selain itu juga di
hadiri langsung oleh perwakilan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. (tab)
Dapatkan sekarang