Ribuan Hewan Kurban Diperiksa Jelang Idul Adha
Tim pengawas hewan kurban
Admin
05 Jul 2022 21:10 WIT

Ribuan Hewan Kurban Diperiksa Jelang Idul Adha

Ambon,AT-Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 atau Hari Raya Kurban,  Dinas Pertanian Provinsi Maluku melakukan pemeriksaan hewan kurban di kota Ambon. Tujuannya untuk memastikan hewan kurban yang dijual layak dikonsumsi.

Fahmi Manan Yusuf,  Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Provinsi Maluku menjelaskan,  pihaknya melakukan pengawasan dan pemeriksaan untuk memastikan hewan kurban yang dijual layak untuk dikonsumsi masyarakat. Tim yang dikerahkan dibantu dokter hewan.

"Alhamdulillah,  kami sudah memeriksa hewan kurban yang dijual di berbagai tempat di wilayah ini. Kita juga menurunkan tim dokter  hewan  untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban," ungkap Fahmi kepada Ambonterkini.id di Ambon,  Selasa (4/7) petang. 

Lanjut Fahmi,  tim dokter melakukan beberapa tahapan pemeriksaan.  Pemeriksaan dilakukan sebelum dan sesudah pemotongan.

"Sebelum dilakukan pemotongan hewan kurban, akan dilakukan pemeriksaan postmortem hewan dan setelah pemotongan hewan kurban akan dilakukan pemeriksaan antemortem oleh tim dokter kita," jelasnya. 

Hasil pemeriksaan di 16 lokasi, kata Fahmi,  semuanya dalam kondisi sehat. Artinya,  dari sisi kesehatan tidak ada masalah. Begitupun dari syariat Islam. 

"Ada 515 ekor sapi dan kambing 718 ekor. Jadi,  jumlah keseluruhannya ada 1.233 ekor. Tim dokter sudah melakukan pemeriksaan terhadap ratusan hewan itu.Semuanya sehat dan layak dikomsumsi," beber Fahmi. 

Fahmi menambahkan,   pemeriksaan hewan kurban bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan kurban yang akan dijual.

"Untuk memastikan ternak kurban yang dijual dalam keadaan sehat dan layak untuk dijadikan ternak kurban.Pemeriksaan dilakukan di mulai dari Kecamatan Teluk Ambon,  Baguala hingga Sirimau, " demikian Fahmi. 

Sementara itu,  Drh. Kunta Adnan Sahiman menerangkan,  tim dokter hewan berkolaborasi dengan tim Dinas Pertanian (Bidang Peternakan) untuk melakukan pemeriksaan di 16 titik penjualan  hewan kurban di kota ini. 

“Jadi pemeriksaan ini ada dua tahap, pertama sebelum dipotong kita lakukan antemortem di para pedagang hewan kurban atau di kandang yang menjual hewan kurban,” ungkapnya.

Untuk pemeriksaan posmortem, lanjut Adnan , akan dilakukan di RPH atau Tempat Pemotongan Hewan (TPH) yang menyebar di setiap  masjid-masijd. 

" Tim pengawasan kesehatan hewan kurban ini akan bekerja sampai H-3 sebelum Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah," tutur dia.

Adnan mengatakan,  pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan secara menyeluruh termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemeriksaan juga didasari dari fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai kelayakan hewan kurban. 

“Seandainya ditemukan penyakit pada hewan kurban, kita sarankan tidak dijual. Diobati dahulu, jika sudah sembuh dan sehat kembali hewannya baru boleh dijual,” kunci Adnan. (CAL)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai