Resmi Dideklarasikan, MAFINDO Malut Gelar Dialog Publik Melawan Hoaks
Dialog publik dan deklalarasi MAFINDO Maluku Utara di Gedung Mina Asrama Haji Ternate, Sabtu, 17 Juni 2023.

--istimewa--
Admin
19 Jun 2023 17:56 WIT

Resmi Dideklarasikan, MAFINDO Malut Gelar Dialog Publik Melawan Hoaks

AMBON, AT--Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) terus menyebarkan virus literasi digital ke wilayah Indonesia timur. Terbaru, di Provinsi Maluku Utara.

Dialog publik dan deklarasi MAFINDO Maluku digelar di Gedung Mina Asrama Haji Ternate, Sabtu, 17 Juni 2023. Dialog tersebut dengan tema "Menciptakan Pemilih Berdaya Dan Berkarya Di Era Digital", dengan menghadirkan empat narasumber, di antaranya Anggota Bawaslu Kota Ternate Rusly Saraha, akademisi UMMU Ternate Yahyaya Alhaddad, Pemred cermat Galim Umabaihi, dan Korwil MAFINDO Maluku R. Leikawa.

Bukan tanpa alasan, MAFINDO hadir di daerah itu dan dialog tersebut dilaksanakan. Di Provinsi Maluku Utara, khususnya Kota Ternate usia remaja juga sangat aktif dalam menggunakan media sosial sebagai wadah penyalur dan penerima informasi. 

Aktifnya penggunaan media sosial dikalangan remaja sebagai pemilih pemula ini perlu diwaspadai agar terhindar dari penyebaran informasi hoaks.

Sementara menurut laporan Status Literasi Digital di Indonesia 2021, Maluku Utara secara umum mendapat skor indeks literasi digital 3,18 dalam skala 1-5. Skor tersebut berada di bawah rata-rata nasional yang sebesar 3,49.

Mengingat kecenderungan pengguna internet bisa mengumbar hoaks jika tidak dibekali dengan edukasi literasi digital, apalagi menjelang tahun Pemilu.  Sehingga perlu adanya gerakan-gerakan edukasi, seperti dialog publik dengan generasi muda.

Sahril Salamena, Ketua Tim Perluasan Jejaring Timur Indonesia menjelaskan, bahwa Mafindo perlu hadir dan aktif di Maluku Utara untuk menggaet dan mengedukasi masyarakat terutama generazi Z sebagai pemilih pemula untuk dapat menjadi agen perubahan melawan hoaks. Pasalnya, selama ini generasi Z merupakan generasi yang sangat mudah terpapar informasi hoaks dan aktif menyebarkan berita di media sosial tanpa memverikasinya. 

Terlepas dari itu momentum pemilu 2024 ini juga akan mengakibatkan penyebaran informasi hoaks terkait politik akan semakin tinggi dan itu yang harus kita hindari. "Apalagi berdasarkan rilis Bawaslu RI terkait Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 Maluku Utara merupakan daerah kategori Sangat Rawan ke 3 di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Sulawesi Utara,"kata Sahril.

Ia menegaskan, Deklarasi Mafindo Ternate yang merupakan pernyataan serta komitmen Mafindo untuk terlibat aktif mencegah dan menangkal hoaks di media digital bersama dengan masyakarat Ternate. "Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Mafindo Ternate untuk berjejaring dengan segenap pemangku kepentingan guna mencegah dan menangkal hoaks,"pungkasnya.

Pelaksana Tugas Koordinator Wilayah Mafindo Ternate, Rifandi Umaternate, menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk untuk mewujudkan masyarakat anti fitnah dan hoaks.

"Olehnya itu, penting sekali kegiatan ini dilakukan di Maluku Utara karna seperti yang diketahui bahwa Maluku Utara merupakan provinsi yang terdiri dari sepuluh kabupaten kota, artinya dalam penyampaian informasi itu lebih banyak menggunakan media,"ujarnya.

Rifandi melanjutkan, hoaks belakangan ini selalu menjadi penyakit yang selalu menyebar di seluruh lapisan masyarakat Maluku Utara tak terkecuali para generasi mudanya. Aalagi mendekati momentum politik seperti saat ini.

"Harapan kami melalui Mafindo kami bisa berbuat lebih baik lagi, khusus dalam menekan fenomena fitnah dan hoaks di lingkungan Masyakat Maluku Utara”, tutupnya.

Sementara itu, menurut Mark Ufie, anggota Presidium Mafindo dan Pengampu Perluasan Jejaring Timur, menjelaskan, Wilayah Mafindo yang paling timur adalah Maluku, maka ekspansi perluasan ke Maluku Utara dan Papua merupakan agenda besar yang harus bisa disukses secara bersama.

"Melalui deklarasi ini, kami ingin mengajak semua pihak yang hadir untuk bersama-sama mendukung upaya kami dalam mempersiapkan pemilih pemula yang berdaya dan berkaya di dunia digital. Mari kita jadikan Maluku Utara sebagai daerah yang menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pemilihan umum yang jujur, adil, dan berkualitas,"ungkapnya.

Mark juga mengajak stakeholder media massa, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas untuk berkolaborasi dalam menyediakan informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipercaya kepada pemilih pemula. 

"Mari kita tingkatkan kerjasama lintas sektoral dan lintas lembaga guna membangun fondasi yang kuat untuk masa depan demokrasi yang inklusif dan berdaya di Maluku Utara,"pungkasnya.

Turut hadir hadir dalam acara tersebut akademisi, Bawasu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate, dan perwakilan MAFINDO Indoensia Timur serta 50 peserta dari berbagai komunitas pemuda dan masyarakat. 
(TAB)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai