Rehab Gedung SD Inpres 60 Taeno Diduga Asal-asalan
*KETGAM*
Para pekerja memasang atap Sekolah Dasar (SD) Inpres 60 Taeno, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon beberap hari lalu. Proyek rehabilitas Gedung sekolah tersebut tanpa papan informasi proyek.

ZAINAL PATTY / AMBON EKSPRES
Admin
29 Jul 2024 09:16 WIT

Rehab Gedung SD Inpres 60 Taeno Diduga Asal-asalan

AMBON,AT—Proyek rehab rehabilitasi gedung Sekolah Dasar (SD) Inpres 60 Taeno, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon diduga dikerjakan asal-asalan. Tidak ada papan proye, dan sebagian kayu yang telah lapuk tidak dibongkar. 

Hal ini tentu menjadi sorotan masyarakat sekitar. Pasalnya, sudah sejak pekan lalu dikerjakan, namun tidak ada papan proyek berdiri di sekitar lokasi sekolah. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Dinas Pendidikan diminta jangan tutup mata atas persoalan tersebut.

Dari hasil penelusuran media di lokasi, mayarakat setempat yang notabenenya adalah orang tua siswa, mempertanyakan kualitas pekerjaan rehab gedung SD Inpres 60 Taeno.

“Pekerjaan dilakukan terkesan terburu-buru. Sebab, atap yang mereka bongkar langsung ditutup tanpa mengganti kayu pada kap bangunan,”kata salah satu sumber kepada media di sekitar lokasi rehab, Minggu (28/7) kemarin.

Sumber yang enggan namanya disebut ini mengaku, mestinya jika membongkar atap maka kap-kap bangunan yang sudah lapuk dimakan raya harus diganti juga.

“Kalau hanya ganti atap bangunan saja tanpa mengganti kap yang sudah di makan rayap, tentu umurnya tidak akan lama. Itu juga pasti berbahaya, bisa ambruk nantinya,”ungkapnya.

Pihak kontraktor tidak memasang papan proyek sehingga pihak sekolah pun tidak tau anggaran proyek tersebut termasuk berapa bilik yang akan dikerjakan. Begitupun pihak kontraktor tidak diketahui siapa dan perusahaan apa.

Bukan saja itu, lanjutnya, kontraktor yang mengerjakan proyek rehabilitasi Gedung sekolah dimaksud, hingga kini tidak memasang papan proyek di lokasi kegiatan.

“Makanya sampai sekarang bahkan pihak sekolah juga tidak tahu, berapa anggarannya, berapa bilik gedung yang direhab serta kontraktor mana yang kerjakan,”tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon, Edy Tasso yang dikonfirmasi Ambon Ekspres, melalui WhatsApp, Minggu (28/7) kemarin mengaku akan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Oke Baik. Danke infonya, nanti beta (saya) cek dulu,”singkat Tasso menjawab pertanyaan wartawan terkait pekerjaan rehabilitasi SD Inpres 60 Taeno, yang diduga asal-asalan serta tak miliki memiliki papan proyek. (ZAP)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai