RBS, Pengusaha Muda Inspiratif; Dari HIPMI, SOKSI Menuju Golkar Maluku
Rohalim Boy Sangadji
Admin
27 Mar 2025 15:16 WIT

RBS, Pengusaha Muda Inspiratif; Dari HIPMI, SOKSI Menuju Golkar Maluku

AMBON, AT.--Transformasi pembangunan Maluku adalah agenda penting yang dinantikan banyak orang. Ia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintahan Hendrik-Abdullah (HL-AV) semata. Namun juga, Sapta Cita Lawamena butuh dukungan stakeholder termasuk dari kalangan entrepreneur atau pengusaha, yang mampu mengelola sumber daya ekonomi untuk percepatan pembangunan daerah. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Maluku Political Network (MPN), Wahada Mony ketika ditemui hari ini, Kamis (27/3/2025).

Peneliti di MRC Maluku ini juga mengungkapkan, sosok pengusaha muda seperti Rohalim Boy Sangadji (RBS) adalah satu dari sekian tokoh di Maluku yang siap mensukseskan program Sapta Cita Lawamena. 

Lewat HIPMI, KADIN hingga SOKSI, RBS sepanjang pengalamannya di Maluku sudah berkontribusi positif, RBS yang juga pengusaha Muda cukup inovatif, kaya program serta siap membantu pemerintahan rezim Lawamena  dalam mendorong akselerasi pembangunan dan peningkatan roda ekonomi Maluku.

"Saya pikir roadmap pembangunan Maluku butuh kolaborasi efektif. Para pelaku usaha salah satunya. Boy Sangadji selaku pengusaha muda merupakan sosok kreatif dan inovatif yang juga sudah siap membantu pemerintah daerah terutama mendorong peningkatan sektor ekonomi untuk kepentingan masyarakat. Sehingga  hadirnya RBS baik selaku Ketua DEPIDAR SOKSI maupun pengalamannya akan dikontribusikan untuk pembangunan Maluku,"kata Wahada.

Wahada juga menilai, ditengah efisiensi yang mendesak pemerintah daerah untuk menentukan format pembangunan berdasarkan kebutuhan fisikal. Dukungan pelaku usaha itu sangat strategis saat ini. 

RBS yang merupakan tokoh muda Maluku punya jejaring politik dan ekonomi pada level nasional cukup mumpuni. Ini mempermudah akses bagi RBS untuk memperjuangkan berbagai kebijakan strategis bagi kepentingan daerah. Sehingga ada usaha keras membantu pemerintahan Lawamena di Maluku dalam ikut memajukan negeri tercinta ini. 

"Beta pikir, RBS punya kompetensi yang sudah teruji, apalagi jaringan nasional yang mumpuni, kontribusinya untuk Maluku tidak diragukan. Justru langkah RBS akan semakin cepat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Maluku. Lewat sektor-sektor kebijakan strategis, seperti ekonomi, pendidikan, ESDM, UMKM maupun industri dan pariwisata" katanya. 

Rekam jejaknya yang menjadi obsesi memajukan Negeri Raja-Raja ini cukup tinggi, kata Wahada melanjutkan. Salah satu program yang dicanangkan lewat SOKSI Maluku yang ia pimpin, yakni memberikan Seribu Sarjana bagi masyarakat kurang mampu di Maluku.

Artinya, satu dari sekian program yang disiapkan ini adalah bentuk upaya RBS turut membangun sektor pendidikan serta mencetak sumber daya manusia (SDM) lokal Maluku. RBS sudah menunjukan posisi bargainingnya dengan pemerintah daerah dalam sama-sama menggerakan roda pembangunan Maluku lewat program Sapta Cita Lawamena.  

*Lalu Bagaimana Dengan Nasib Golkar Maluku?*

Sebentar lagi nahkoda Golkar Maluku dibawah kepemimpinan Ramli Umasugi (RU) akan segera berakhir. Rohalim Boy Sangadji digadang-gadang sebagai salah satu kandidat yang bakal maju memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Maluku. 

Kepemimpinan Golkar Maluku harus ditangan orang yang pas, tepat dan kemampuan politiknya mapan serta tidak diragukan. Wahada menilai, sosok Rohalim Boy Sangadji bukan figur karbitan, tapi potensial membesarkan beringin di Maluku. RBS punya jiwa petarung, kompetitor handal dan ciri khas kepemimpinannya kaya akan visi dan program inovatif. 

Secara politik, Golkar "tumbang" di pemilu 2024 lalu di Maluku. Energinya dikuras dan berfek domino terhadap pengaruh partai dilevel kekuasaan, baik dieksekutif maupun dilegislatif. Selain kehilangan kursi di DPR juga bernasib tak mujur di Pilkada lalu. 

Untuk itu, kepemimpinan Golkar Maluku mendatang harus benar-benar sosok yang menyatukan, mengkonsolidasikan dan memformulasikan visi kemenangan Golkar di Pemilu mendatang, harap pengamat politik ini juga. 

Oleh karena itu, target Golkar ke depan adalah kembali berjaya di Pemilu 2029. Dengan memformulasikan kembali insfratsruktur partai secara tepat serta mengembalikan trust elektoral pada level bawah. 

"Tugas ini tidak mudah. Karena itu, harus ada figur pemimpin Golkar Maluku yang tepat dan memahami akar persoalan Golkar sehingga kekalahan Golkar tidak terulang di pemilu mendatang,"paparnya.

Sosok RBS adalah tawaran solutif, bagi Golkar membutuhkan figur nahkoda baru untuk kejayaan Golkar mendatang, RBS adalah salah satunya, politisi yang memahami kondisi psikologi elektoral dan situasi politik Maluku. 

"Sehingga, mendukung upaya RBS untuk menahkodai Golkar Maluku, adalah sebuah ihtiar politik terutama bagi pemegang suara sah, untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Maluku," cetusnya. (*)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai