Rawat Hubungan Persaudaraan, P3KA dan IPMAS Gelar Halal Bihalal
FaizalLestaluhu
13 May 2026 10:48 WIT

Rawat Hubungan Persaudaraan, P3KA dan IPMAS Gelar Halal Bihalal

MBON,AT--Untuk menjaga, merawat, mempererat hubungan persaudaraan antara masyarakat Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, dan negeri Kamarian, Kecamatan Kairatu, Seram Bagian Barat (SBB), di Kota Ambon, membuat Persatuan Pemuda Pelajar Kamarian Amalohy (P3KA) dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Sepa (IPMAS), melaksanakan kegiatan halal bihalal, yang berlangsung di gedung RRI Ambon, akhir pekan kemarin.

Pembina P3KA, Edy Talapessy mengatakan, hubungan persaudaraan antara Negeri Sepa, dan Kamarian, sudah terjadi sejak turun temurun, dan tidak akan pernah terkikis oleh zaman. 

"Hubungan Sepa Silalouw dengan Kamarian Amalohy ini, bukan sekedar hubungan biasa. Ini merupakan hubungan darah adik dan kakak sekandung yang tidak akan pernah terputus,"kata dia, dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, hubungan persaudaraan adik kakak antar kedua negeri itu juga terbungkus dalam kalimat adik tinggal sebelah barat, tepatnya saat ini di kabupaten SBB, dan Kakak di pantai selatan Kabupaten Maluku Tengah.

"Kedua negeri ini bukan hubungan asal slogan tetapi ada fakta sejarah, dan inilah kedua adik kakak, dan hubungan ini terus terjadi sampai detik ini,"tegasnya.

Dikatakan, meski tidak tergerus oleh zaman namun kegiatan dalam rangka meningkatkan hubungan persaudaraan yang dilaksanakan oleh pelajar dan mahasiswa dari kedua negeri, merupakan hal yang sangat positif.

"Bagi kami kegiatan-kegiatan dalam rangka memperkuat, pererat dan menjaga hubungan adik kakak ini harus dan terus dilakukan,"tandasnya.

Sementara itu, perwakilan pembina IPMAS Ambon, Abdullah Marasabessy memberikan, apresiasi terhadap terselenggara kegiatan dimaksud.

"Kami sangat apresiasi kegiatan seperti ini, dalam rangka merawat hubungan persaudaraan antar kedua negeri,"kata dia.

Menurut dia, sudah saatnya generasi muda terutama pelajar dan mahasiswa menjadi pelopor utama dalam pelaksaan kegiatan-kegiatan positif seperti kegiatan tersebut.

"Kita orang tua memang menginginkan hal-hal seperti ini terjadi, hanya saja sudah dibatasi oleh semangat, ruang dan waktu, sehingga harapan kami ada di generasi muda untuk terus melakukan kegiatan seperti ini, sebagai bagian dalam rangka mengingatkan kita agar tidak lupa hubungan persaudaraan antar Amalohy dan Silalouw,"bebernya.

Dirinya berharap, agar kegiatan-kegiatan persaudaraan ini tidak hanya sebatas halal bihalal, melainkan ada kegiatan-kegiatan yang lebih besar lagi.

"Semoga kedepan ada lagi kegiatan-kegiatan lain. Kita akan terus memberikan suport,"tandasnya.

Kegiatan halal bilhalal ini menghadirkan ustad Karim Tawaulu, sebagai pemberi tauziah. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh seluruh pelajar, mahasiswa dan warga kedua negeri. (Ars).

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai