Ratusan Siswa SMKN 3 Bursel Ikut Tes Akhir Semester
Wem Lesnussa, Kepala Sekolah SMK 3 Buru Selatan---Edy/Ameks
FaizalLestaluhu
07 Jun 2023 09:06 WIT

Ratusan Siswa SMKN 3 Bursel Ikut Tes Akhir Semester

NAMROLE,AT-Ratusan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kabupaten Buru Selatan mengikuti tes akhir semester, kemarin. Pelaksanaan tes ini untuk menentukan mereka berpindah ke kelas berikutnya atau tidak di tahun baru  ajaran 2023 / 2024 mendatang.

"Hari ini (kemarin) ada 320 siswa kelas X dan XI SMK Negeri 3 Buru Selatan dari lima jurusan, yakni jurusan listrik, bangunan, akuntansi,  pariwisata dan jurusan multi media  sementara mengikuti tes," ungkap Wem Lesnussa, Kepala SMK Negeri 3 Kabupaten Buru Selatan kepada media ini di ruang kerjanya, kemarin

Pelaksanaan tes akhir semester ini, sebut Lesnussa, dilakukan dengan menggunakan sistem  berbasis komputer dan anroid.

"Artinya siswa tidak lagi mengikuti tes dengan kertas atau pensil, tetapi menggunakan komputer atau android (handpone). Dimana siswa yang belum memiliki anroid atau handpone bisa menggunakan komputer maupun laptop milik sekolah. Tes dengan sistem berbasis komputer dan anroid ini sudah lima kali dilakukan di sekolah ini, " sebutnya.

Lesnussa berharap, ratusan 320 siswa  bisa fokus dan mempersiapkan diri dengan baik sehingga nilai yang nantinya diperoleh itu juga baik dan memuaskan.

"Semoga dari pelaksanaan tes akhir semester ini, semua siswa bisa berpindah kelas dari kelas XI ke XII dan X ke  XI atau tidak adayng tertinggal di keals. Ini yang kita harapkan," ujarnya

Karena terkadang, tutur Lesnussa, ada siswa- siswi yang malas untuk datang ke sekolah guna mengikuti proses belajar mengajar. Sementara kehadiran mereka sangat diharapkan dalam proses itu.

"Memang tidak semua, ada satu atau dua (siswa) yang malas. Ini yang harus  kita ingatkan sehingga kedepan hal- hal seperti ini tidak terulang lagi," ingatnya.

Ditanya apakah dari ratusan siswa di SMK Negri 3 Buru Selatan ada yang tidak diizinkan untuk mengikuti tes bila kedapatan belum melunasi uang komite maupun uang pembangunan seperti yang terjadi di salah satu SMA di Maluku? Lesnussa berujar, tidak ada sama sekali.

"Saya kira itu tidak terjadi di SMK Negeri 3 Buru Selatan," tegasnya.

Lesnussa mengaku, kalaupun ada siswa maupun siswi yang belum melunasi uang komite atau uang pembangunan, maka guru hanya akan mengingatkan kepada mereka. Namun untuk sampai tidak mengizinkan untuk mengikuti tes itu sangat fatal.

" Kita hanya mengingatkan saja, karena masing- masing orang tua siswa mempunyai kemampuan yang berbeda- beda," kuncinya.( ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai